DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Seiring dengan berakhirnya penyaluran tahap ketiga, kini pemerintah telah memulai tahapan verifikasi data untuk calon KPM baru tahap keempat, yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober hingga Desember 2025.
Penyaluran bansos kali ini mencakup beberapa hal penting yang perlu dipahami oleh KPM, terutama terkait mekanisme pencairan dana, status kartu KKS baru, hingga adanya tambahan bantuan berupa penebalan sembako. Berikut uraian lengkapnya.
- Penyaluran Bansos Tahap Keempat
Kementerian Sosial telah memulai proses verifikasi data penerima bantuan untuk tahap keempat.
Verifikasi ini menjadi bagian penting agar distribusi bansos tetap tepat sasaran dan sesuai dengan data terbaru hasil validasi lapangan.
Penyaluran bantuan periode Oktober-Desember 2025 ini ditujukan untuk memastikan seluruh KPM tetap memperoleh haknya secara merata.
- Penyaluran Bertahap Tahap Ketiga
Sementara verifikasi untuk tahap keempat berjalan, penyaluran bansos tahap ketiga untuk periode Juli-September 2025 masih terus berlangsung.
Distribusinya dilakukan secara bertahap di berbagai daerah karena jumlah penerima yang sangat besar.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan tambahan bantuan berupa penebalan sembako senilai Rp400.000.
Bantuan ekstra ini akan diberikan kepada sekitar 1,9 juta KPM BPNT dan dijadwalkan cair pada Oktober 2025, sehingga menjadi kabar baik bagi banyak keluarga.
- Status Kartu KKS Baru
Bagi masyarakat yang baru saja mendapatkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), baik hasil peralihan dari penyaluran melalui PT Pos ke Bank Himbara maupun yang baru masuk sebagai penerima manfaat setelah validasi, kemungkinan besar saldo di kartu mereka masih kosong.
Hal ini wajar karena ada tahapan administrasi yang harus dilalui sebelum dana benar-benar masuk ke rekening.
- Mekanisme Proses Pencairan Dana
Untuk mengisi saldo bansos di KKS baru, terdapat beberapa langkah yang harus dijalankan.
Pertama, pihak bank penyalur (Bank Himbara) bersama Kementerian Sosial akan melakukan verifikasi rekening kolektif sekaligus mengaktivasi kartu.
Kedua, diterbitkan surat perintah pencairan dana (SP2D) susulan khusus bagi penerima baru.
Ketiga, setelah SP2D keluar, bank penyalur membutuhkan waktu antara satu hingga tiga hari kerja untuk melakukan top-up saldo ke rekening penerima.
Proses ini memastikan agar setiap penerima mendapatkan haknya dengan aman dan terdata secara resmi.
- Pencairan Ganda atau Rapel
Salah satu kabar baik bagi penerima KKS baru adalah adanya pencairan ganda atau rapel.
KPM yang statusnya telah tervalidasi berhak menerima saldo rapel sekaligus untuk dua periode, yaitu April-Juni dan Juli-September.
Selain itu, mereka juga akan menerima tambahan bantuan penebalan sembako senilai Rp400.000.
Skema rapel ini dibuat agar penerima baru tidak kehilangan hak atas periode sebelumnya dan tetap mendapatkan seluruh bantuan sesuai ketentuan.
- Akses Informasi Resmi
Untuk memastikan informasi terbaru terkait pencairan bansos, masyarakat disarankan untuk selalu memantau situs resmi cekbansos.kemensos.go.id.
Selain itu, KPM juga dapat berkoordinasi langsung dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing atau secara rutin mengecek saldo di kartu KKS.
Dengan cara ini, penerima manfaat dapat menghindari informasi simpang siur yang beredar di masyarakat, termasuk dari sumber tidak resmi.***
Editor : M.Ridwan