Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Harapan Bojan Hodak untuk Kebugaran Berguinho Jelang Persib vs Bangkok United di ACL Two 2025/26

Siti Patimah • Senin, 29 September 2025 | 22:07 WIB
Harapan Bojan Hodak untuk Kebugaran Berguinho Jelang Persib vs Bangkok United di ACL Two 2025/26
Harapan Bojan Hodak untuk Kebugaran Berguinho Jelang Persib vs Bangkok United di ACL Two 2025/26

RADARBALI.JAWAPOS.COM- Persib Bandung tengah bersiap menghadapi tantangan besar di ajang AFC Champions League Two (ACL Two) 2025/26. Setelah menuntaskan pertandingan melawan Persita Tangerang di kompetisi domestik, fokus Maung Bandung kini tertuju pada partai penting kontra Bangkok United di Stadion BG Thanyaburi, Pathum Thani, Thailand, Rabu 1 Oktober 2025.

Sorotan utama dalam persiapan ini tertuju pada kondisi salah satu gelandang asing anyar Persib, Rosembergne "Berguinho" Da Silva. Pemain asal Brasil itu masih dalam tahap pemulihan cedera, namun tetap menjadi bagian dari 21 pemain yang diboyong pelatih Bojan Hodak ke Thailand.

Berguinho, Harapan Baru di Lini Tengah Persib

Sejak direkrut Persib pada bursa transfer musim ini, Berguinho digadang-gadang bakal menjadi motor serangan baru di lini tengah. Kemampuannya mengatur tempo permainan, visi tajam, serta kreativitas memberi variasi dalam skema menyerang Hodak. Tak heran, kedatangannya menimbulkan ekspektasi besar dari publik Bobotoh.

Sayangnya, cedera yang dialami Berguinho membuat perannya belum maksimal. Dalam laga melawan Persita Tangerang, ia bahkan tidak masuk dalam Daftar Susunan Pemain (DSP) karena masih fokus pada proses recovery. Meski demikian, keputusan Hodak tetap membawa Berguinho ke Bali dan kemudian ke Bangkok menjadi sinyal penting: pemain ini tetap masuk rencana besar Persib.

Regulasi Pemain Asing 7+2 Jadi Pertimbangan

Dalam keterangan resminya, Hodak menegaskan bahwa alasan tidak memasukkan Berguinho ke DSP melawan Persita bukan semata-mata karena kondisinya, tetapi juga terkait regulasi penggunaan pemain asing. ACL Two dan kompetisi domestik Indonesia kini menerapkan aturan 7+2 untuk pemain asing, di mana hanya tujuh yang bisa bermain di lapangan dan dua lainnya sebagai cadangan non-aktif.

“Berguinho kami bawa ke sini (Bali) untuk recovery. Kami tahu bahwa regulasi pemain asing 7+2. Jadi tentunya dengan kondisi seperti itu, kita tidak memasukkannya (dalam DSP). Harapannya ketika lawan Bangkok United, dia siap,” ujar Hodak.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Hodak masih menyimpan harapan besar terhadap peran Berguinho, terutama pada laga penting di Thailand.

Tantangan Berat Melawan Bangkok United

Persib akan menghadapi ujian sesungguhnya melawan Bangkok United, salah satu kekuatan besar di sepak bola Thailand. Klub ini memiliki reputasi sebagai tim dengan organisasi permainan rapi dan barisan pemain asing berkualitas. Bermain di kandang lawan tentu menjadi tantangan tersendiri bagi Maung Bandung.

Kehadiran Berguinho dalam kondisi bugar jelas akan memberi tambahan opsi di lini tengah. Ia bisa menjadi penghubung antara lini belakang dan depan, sekaligus menambah kreativitas serangan Persib. Namun, Hodak realistis menilai bahwa kemungkinan besar Berguinho belum tentu bisa diturunkan.

“Tapi kita lihat nanti karena sepertinya saya tidak yakin kalau dia siap bermain di Thailand,” tegas Hodak.

Strategi Hodak Tanpa Berguinho

Jika Berguinho belum siap dimainkan, Hodak diprediksi akan kembali mengandalkan kombinasi gelandang yang sudah tampil konsisten sejauh ini. Nama-nama seperti Marc Klok, Dedi Kusnandar, atau gelandang asing lainnya kemungkinan tetap menjadi andalan untuk menopang sektor tengah.

Namun, keberadaan Berguinho di skuat tetap membawa dampak positif secara psikologis. Kehadirannya di ruang ganti dan lapangan latihan bisa menjadi dorongan semangat bagi rekan setimnya. Hodak tampaknya ingin menjaga kebugaran sekaligus mental pemain asal Brasil itu agar segera siap saat dibutuhkan.

Pentingnya Recovery dan Rotasi Pemain

Hodak dikenal sebagai pelatih yang cermat dalam mengelola kebugaran pemain. Membawa Berguinho ke Bali dan Bangkok meski tidak masuk DSP adalah bagian dari strategi rotasi dan pemulihan. Dengan jadwal padat antara kompetisi domestik dan internasional, manajemen fisik pemain menjadi krusial.

Persib tidak ingin memaksakan Berguinho terlalu cepat kembali, karena risiko cedera kambuhan justru lebih besar. Proses pemulihan bertahap dengan pengawasan tim medis klub diharapkan membuatnya lebih siap menghadapi laga-laga selanjutnya.

Bobotoh Berharap Banyak

Kabar mengenai kondisi Berguinho menjadi salah satu topik hangat di kalangan Bobotoh. Fans Persib berharap sang gelandang bisa segera pulih dan tampil maksimal untuk membantu tim di ajang internasional. Media sosial dipenuhi doa dan dukungan agar pemain ini lekas bugar.

Bagi Bobotoh, kehadiran Berguinho bukan hanya soal teknis permainan, tetapi juga simbol ambisi Persib untuk tampil kompetitif di kancah Asia.

Target Persib di ACL Two 2025/26

Partisipasi Persib di ACL Two 2025/26 bukan sekadar pelengkap. Manajemen klub menegaskan bahwa mereka ingin berbicara banyak di level Asia. Menghadapi klub-klub kuat dari Thailand, Korea, Jepang, hingga Timur Tengah, Persib dituntut tampil dengan mental juara.

Berguinho menjadi salah satu investasi penting untuk ambisi tersebut. Jika ia bisa pulih tepat waktu, kontribusinya bisa menentukan perjalanan Persib di fase grup.

Kesimpulan

Pertandingan melawan Bangkok United pada 1 Oktober 2025 menjadi ujian besar bagi Persib Bandung di kompetisi ACL Two 2025/26. Harapan Bojan Hodak agar Berguinho segera bugar menegaskan pentingnya peran sang gelandang bagi skema permainan Maung Bandung.

Meski belum bisa dipastikan tampil, keberadaan Berguinho dalam daftar pemain yang diboyong ke Thailand menjadi sinyal positif bahwa Persib masih mengandalkan tenaganya di momen-momen penting. Kini, semua mata tertuju pada perkembangan kondisi sang pemain dalam beberapa hari ke depan.

Apakah Berguinho siap menjadi pembeda saat menghadapi Bangkok United? Atau Hodak harus kembali mengandalkan kombinasi lama di lini tengah? Jawabannya akan terungkap di Stadion BG Thanyaburi, Rabu malam nanti.

Satu hal yang pasti, perjalanan Persib di ACL Two 2025/26 masih panjang, dan kehadiran Berguinho bisa menjadi kunci bagi mimpi besar Maung Bandung untuk bersinar di level Asia.

Editor : Siti Patimah
#AFC 2025 #bojan hodak #persib afc #Persib Persib vs PSS Sleman #bangkok united