Dhian Harnia Patrawati• Sabtu, 20 Desember 2025 | 15:40 WIB
BULAN MULIA - Rajab adalah salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
RADAR BALI - Tak terasa bulan Rajab kembali datang. Bulan Rajab merupakan bulan istimewa yang bisa kamu manfaatkan untuk menambah banyak pahala.
Perlu diketahui, bulan Rajab termasuk ke dalam bulan-bulan mulia yang disebut asyhurul hurum atau bulan haram yang keistimewaannya tidak dimiliki oleh bulan lain.
Umat Muslim sangat dianjurkan untuk memperbanyak amalan, salah satunya dengan melaksanakan ibadah sunnah puasa Rajab. Keistimewaan bulan-bulan haram ini pun telah dijelaskan dalam Al-Qur'an surah At-Taubah ayat 36:
"Sesungguhnya bilangan bulan di sisi Allah ialah dua belas bulan, (sebagaimana) ketetapan Allah pada waktu Dia menciptakan langit dan bumi, di antaranya ada empat bulan haram. Itulah (ketetapan) agama yang lurus, maka janganlah kamu menzalimi dirimu padanya..." (QS. At-Taubah [9]:36).
Agar tidak melewatkan keberkahannya, simak jadwal, niat, serta keutamaan puasa Rajab 2025 berikut ini.
Jadwal Puasa Rajab 2025
Berdasarkan Kalender Hijriah Indonesia 2025, 1 Rajab 1447 H jatuh pada Minggu, 21 Desember 2025, dan akan berlangsung hingga Senin, 19 Januari 2026.
Berikut adalah waktu-waktu yang dianjurkan untuk berpuasa:
1. Puasa di Awal Bulan (Tanggal 1, 2, dan 3 Rajab)
Berdasarkan riwayat Ibnu Abbas, puasa di awal Rajab memiliki keistimewaan menghapus dosa (kafarat).
1 Rajab 1447 H: Minggu, 21 Desember 2025
2 Rajab 1447 H: Senin, 22 Desember 2025
3 Rajab 1447 H: Selasa, 23 Desember 2025
2. Puasa Senin-Kamis
Kamu juga bisa menggabungkan puasa Rajab dengan puasa sunnah Senin dan Kamis:
Senin: 22, 29 Desember 2025; 5, 12, 19 Januari 2026
Kamis: 25 Desember 2025; 1, 8, 15 Januari 2026
3. Puasa Ayyamul Bidh
Puasa tiga hari di pertengahan bulan jatuh pada:
13 Rajab: Jumat, 2 Januari 2026
14 Rajab: Sabtu, 3 Januari 2026
15 Rajab: Minggu, 4 Januari 2026
Niat dan Tata Cara Puasa Rajab
Niat di Malam Hari
Jika kamu sudah berencana puasa sejak malam hari, berikut lafal niatnya: نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ رَجَبَ لِلهِ تَعَالَى Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnati Rajaba lillâhi ta‘âlâ. (Artinya: Aku berniat puasa sunnah Rajab esok hari karena Allah Swt.)
Niat di Siang Hari
Bagi kamu yang ingin berpuasa namun lupa berniat di malam hari, diperbolehkan membaca niat di siang hari selama belum mengonsumsi apa pun: نَوَيْتُ صَوْمَ هٰذَا الْيَوْمِ عَنْ أَدَاءِ شَهْرِ رَجَبَ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى Nawaitu shauma hâdzal yaumi ‘an adâ’i syahri rajaba lillâhi ta’âlâ.
Tata Cara Pelaksanaan
* Membaca niat.
* Makan sahur sebelum waktu fajar.
* Menahan diri dari hal yang membatalkan puasa hingga terbit matahari (Maghrib).
* Memperbanyak amalan ibadah lainnya.
* Menyegerakan berbuka saat waktu Maghrib tiba.
5. Keutamaan Puasa Rajab
Mengutip dari Imam al-Ghazali dalam Ihyâ 'Ulumiddîn, berikut adalah beberapa kemuliaan yang bisa didapatkan:
Mendapat Pahala Sebulan: Berpuasa satu hari di bulan Rajab laksana berpuasa selama sebulan penuh.
Lebih Utama dari Bulan Lain: Satu hari puasa di bulan haram (termasuk Rajab) lebih utama dibanding 30 hari puasa di bulan biasa.
Membuka Pintu Surga: Berpuasa selama 8 hari di bulan ini dipercaya dapat membuka 8 pintu surga.
Pahala Setara 60 Bulan: Khusus bagi yang berpuasa pada tanggal 27 Rajab, Allah mencatat pahala setara puasa 60 bulan.
Perlindungan dari Api Neraka: Berpuasa selama 7 hari di bulan Rajab dapat menjadi penghalang dari pintu-pintu neraka Jahanam.
Nah, itulah panduan lengkap puasa Rajab 2025. Yuk, manfaatkan momentum ini untuk mempertebal keimanan dan mengumpulkan pahala.***