Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Nakhoda Putri Sakinah Tersangka Kecelakaan Laut yang Tewaskan Pelatih Valencia CF

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 9 Januari 2026 | 08:57 WIB
BERHARAP KEMBALI - Istri Fernando Martin Mar Martinez Ortuna  menemui tim SAR sebelum pencarian hari ketiga.
BERHARAP KEMBALI - Istri Fernando Martin Mar Martinez Ortuna menemui tim SAR sebelum pencarian hari ketiga.

RADAR BALI – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Timur (Polda NTT) resmi menetapkan nakhoda dan satu anak buah kapal (ABK) sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan maut kapal KLM Putri Sakinah.

Kapal jenis phinisi tersebut tenggelam di Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Manggarai Barat, pada akhir Desember lalu.

Penetapan tersangka ini dilakukan setelah gelar perkara di Ruang Kasat Reskrim Polres Manggarai Barat, Kamis (8/1/2026). Langkah hukum ini merupakan tindak lanjut dari laporan polisi tertanggal 30 Desember 2025.

Kabidhumas Polda NTT Kombes Pol Henry Novika Chandra mengungkapkan bahwa dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka adalah nakhoda berinisial L dan ABK bagian mesin (KKM/BAS) berinisial M. Keduanya diduga kuat memiliki peran sentral yang menyebabkan terjadinya kecelakaan laut tersebut.

"Penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik memaparkan hasil penyelidikan awal, termasuk keterangan saksi, ahli, serta alat bukti lainnya. Penyidik menilai terdapat unsur kelalaian dalam pengoperasian kapal yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa," ujar Henry dalam keterangan tertulisnya.

Atas perbuatannya, kedua tersangka dijerat dengan pasal berlapis terkait kelalaian yang menyebabkan orang lain meninggal dunia, dengan ancaman pidana penjara hingga lima tahun.

Hari Terakhir Operasi SAR, Anak Fernando Martin Belum Ketemu

Insiden memilukan ini menyita perhatian publik internasional lantaran melibatkan pelatih sepak bola wanita Valencia CF, Martin Carreras Fernando. Dalam kecelakaan pada 26 Desember malam tersebut, Fernando bersama tiga anaknya menjadi korban.

Hingga saat ini, tiga jenazah telah ditemukan, yakni Martin Carreras Fernando, putrinya (12), dan satu anak laki-lakinya (10). Sementara itu, satu anak laki-laki Fernando lainnya masih dinyatakan hilang. Istri dan anak bungsu Fernando dilaporkan selamat dalam tragedi tersebut.

Setelah 14 hari melakukan operasi SAR dan melakukan perpanjangan sebanyak tiga kali, Basarnas hari ini akan mengakhiri pencarian korban. Pihak keluarga pun juga telah melakukan prosesi tabur bunga di lokasi kejadian sebagai bentuk penghormatan terakhir.

Di sisi lain, upaya pencarian korban terakhir oleh Tim SAR gabungan hingga hari ke-14 masih nihil. Cuaca ekstrem berupa arus kencang dan hujan lebat menjadi kendala utama di lapangan.

Kepala Kantor Basarnas Maumere Fathur Rahman menyatakan bahwa operasi SAR telah diperpanjang hingga 9 Januari 2026 berdasarkan pertimbangan kemanusiaan dan permintaan dari Kedutaan Besar Spanyol.

"Kami memprediksi semua titik, termasuk daratan di Pulau Padar dan area mangrove. Pencarian akan dilanjutkan di hari terakhir besok (Jumat hari ini)," jelas Fathur.

Pihak Polda NTT memastikan bahwa proses hukum terhadap para tersangka akan berjalan secara profesional, transparan, dan akuntabel mengingat penanganan perkara ini menjadi atensi serius kepolisian.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Kapal Putri Sakinah #Polda NTT #Pulau Padar #Pelatih Valencia CF #kapal tenggelam #labuan bajo #basarnas #Fernando Martin Carreras #sar #Pulau komodo