Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Sisi Lain Rizki Juniansyah: Dari Medali Emas Olimpiade ke Perwira Siber Mabes TNI

Dhian Harnia Patrawati • Jumat, 9 Januari 2026 | 20:54 WIB
Kapten TNI (E) Rizki Juniansyah saat merebut medali emas kedua untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024.
Kapten TNI (E) Rizki Juniansyah saat merebut medali emas kedua untuk Indonesia di Olimpiade Paris 2024.

RADAR BALI – Nama Rizki Juniansyah kembali menjadi perbincangan hangat, namun kali ini bukan hanya soal medali emas atau rekor dunia yang ia pecahkan.

Lifter andalan Indonesia ini baru saja mencatatkan sejarah langka dalam administrasi militer Indonesia: naik pangkat dua tingkat hanya dalam waktu dua bulan setelah dilantik menjadi perwira.

Suasana yang semula direncanakan untuk pemberian bonus atlet SEA Games 2025 berubah menjadi momen bersejarah bagi Rizki. Di hadapan Presiden Prabowo Subianto, Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto mengumumkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) bagi pria yang akrab disapa Kijun ini.

Rizki yang baru dilantik sebegai Letnan Dua pada November 2025 kini resmi menyandang pangkat baru sebagai Kapten dari korps Elektronika TNI Angkatan Laut.

"Saya tidak menyangka, walaupun baru dilantik 27 November kemarin, sekarang langsung diangkat menjadi Kapten. Dua tingkat lebih tinggi," ujar Rizki dengan nada terkejut sekaligus bangga.

Di balik otot kawatnya di panggung angkat besi, Rizki memiliki sisi karier militer yang unik. Ia bukan prajurit dari jalur tempur biasa, melainkan lulusan Dikmapa Prajurit Karier TNI Keahlian Khusus Siber 2025.

Pendidikan spesialisasi siber ini ia tempuh setelah menyelesaikan gelar Sarjana Pendidikan Jasmani dan Kesehatan dari STKIP Banten. Sebagai perwira siber, Rizki bertugas melaksanakan operasi dan pertahanan untuk melindungi infrastruktur informasi kritis TNI AL dari serangan siber, menjaga kerahasiaan data strategis, serta membangun ketahanan dalam menegakkan kedaulatan negara di ruang siber. 

Penempatannya di unit siber TNI Angkatan Laut menunjukkan bahwa negara memandang Rizki sebagai aset strategis, baik secara intelektual dalam teknologi informasi maupun secara fisik di kancah olahraga internasional.

Preseden Baru melalui PP Nomor 35 Tahun 2025

Kenaikan pangkat yang dialami Rizki disebut oleh Panglima TNI sebagai sebuah preseden baru. Hal ini dimungkinkan berkat adanya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2025 yang baru disahkan pada Agustus 2025.

Aturan ini merupakan revisi atas PP Nomor 39 Tahun 2010, yang memperluas ruang bagi negara untuk memberikan penghargaan kepada prajurit yang berjasa luar biasa di jalur non-tempur.

"Dua tingkat selama saya menjabat ya baru ini. TNI sedang mengembangkan pembangunan unit-unit baru selain olahraga. Kita harus mengikuti perkembangan lingkungan strategis yang dinamis," tegas Jenderal Agus Subiyanto.

Banjir Bonus hingga Pangkat Langka

Kenaikan pangkat ini menyempurnakan rentetan apresiasi yang diterima Rizki dari negara. Sebelumnya, atas keberhasilannya menyabet medali emas di Olimpiade Paris 2024, Rizki telah menerima bonus fantastis sebesar Rp 6 miliar dari Pemerintah Indonesia.

Kini, prestasi gemilangnya di SEA Games 2025 Thailand menambah pundi-pundinya dengan bonus tambahan Rp 1 miliar. Jika diakumulasikan, Rizki tidak hanya menjadi salah satu atlet terkaya secara finansial dengan total bonus miliaran rupiah, tetapi juga menjadi salah satu perwira muda dengan akselerasi karier tercepat di TNI.

Statistik Prestasi yang Menggetarkan Dunia

Penghargaan ini bukanlah tanpa alasan kuat. Rizki Juniansyah telah membuktikan dominasinya secara konsisten di dua kelas berbeda:

Olimpiade Paris 2024 (Kelas 73 kg): Meraih emas dan memecahkan rekor Olimpiade pada angkatan Clean & Jerk (199 kg).

SEA Games 2025 (Kelas 79 kg): Naik ke kelas berat baru dan langsung menghancurkan rekor dunia untuk Clean & Jerk (205 kg) serta total angkatan (365 kg).

Kini, Kapten Laut (E) Rizki Juniansyah berdiri sebagai simbol prajurit modern: seorang ahli siber di belakang layar, namun menjadi raksasa yang menggetarkan dunia di atas panggung angkat besi.***

Editor : Ibnu Yunianto
#cabor angkat berat #lifter #Letnan dua #kapten #bonus atlet #KPLB #mabes TNI #SEA Games 2025 #Olimpiade Paris 2024 #tni angkatan laut #TNI AL #panglima tni #prabowo #Rizki Juniansyah #Dikmapa PK