RADAR BALI - Memilih jurusan kuliah bukan sekadar mengikuti kata hati, tetapi juga harus dibekali dengan data yang akurat.
Bagi Anda yang mengincar kursi di Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026, persiapan tersebut harus dimulai dari sekarang.
Berdasarkan informasi resmi dari laman admission Universitas Gadjah Mada dan portal SNPMB pada Sabtu (31/1/2026), kampus biru ini telah merilis daftar kuota resmi untuk seluruh program studi.
Data ini menjadi kompas penting bagi siswa kelas XII dalam mengukur peluang di tengah persaingan yang ketat.
Menakar Peluang di Program Sarjana (S1)
Pada jenjang Sarjana, UGM menawarkan kuota yang bervariasi. Program studi favorit seperti Ilmu Hukum tercatat memiliki daya tampung tertinggi di kelompok Soshum dengan 96 kursi.
Sementara itu, bagi Anda yang berminat di bidang kesehatan, Kedokteran menyediakan 53 kursi, diikuti oleh Farmasi dengan 72 kursi.
Bagi peminat bidang teknik dan sains, kuota yang disediakan cukup kompetitif.
Kehutanan dan Ilmu Industri Peternakan menjadi prodi dengan daya tampung paling besar di rumpun ini, masing-masing menyediakan 90 kursi.
Berikut adalah rincian beberapa fakultas unggulan:
Kesehatan & Psikologi: Kedokteran (53), Farmasi (72), Psikologi (68), dan Kedokteran Gigi (47).
Teknik: Teknik Mesin (51), Teknik Fisika (42), Teknik Kimia (42), dan Teknologi Informasi (24).
Ekonomi & Sosial: Akuntansi (45), Manajemen (45), Ilmu Ekonomi (30), dan Ilmu Hubungan Internasional (24).
Peluang di Sekolah Vokasi (Sarjana Terapan)
Selain jalur S1 reguler, Sekolah Vokasi UGM juga membuka peluang besar melalui jalur prestasi.
Beberapa jurusan seperti Perbankan, Manajemen dan Penilaian Properti, serta Akuntansi Sektor Publik masing-masing menyediakan 30 hingga 36 kursi.
Jalur vokasi ini bisa menjadi alternatif cerdas bagi Anda yang menginginkan pembelajaran yang lebih praktis dan fokus pada dunia kerja.
Aturan Main SNBP 2026 yang Wajib Diketahui
Selain memperhatikan angka daya tampung, ada beberapa aturan krusial dari panitia SNPMB yang tidak boleh Anda abaikan:
Verifikasi Akun: Pastikan sekolah telah mengisi PDSS dengan benar. Anda sebagai siswa juga wajib memiliki akun SNPMB siswa yang sudah dipermanenkan.
Prestasi Terbaik: Seleksi akan menitikberatkan pada nilai rapor dan maksimal tiga prestasi akademik atau non-akademik terbaik.
Konsekuensi Kelulusan: Ini adalah poin yang paling penting. Jika Anda dinyatakan lulus pada jalur SNBP 2026, Anda secara otomatis tidak bisa mendaftar jalur UTBK-SNBT 2026 maupun Jalur Mandiri di PTN mana pun.
Kebijakan ini juga berlaku bagi mereka yang sudah lulus SNBP pada dua tahun sebelumnya (2025 dan 2024).
Tips Sebelum Memilih Program Studi
Mengingat ketatnya persaingan, sangat disarankan untuk melakukan riset mendalam melalui laman resmi PTN yang dituju.
Pastikan jurusan yang dipilih selaras dengan rekam jejak nilai rapor Anda selama lima semester terakhir.
Dengan sisa waktu yang ada, manfaatkan data daya tampung ini untuk berdiskusi dengan guru BK atau orang tua.
Ingat, satu pilihan yang tepat hari ini akan menentukan langkah besar Anda di masa depan.***
Editor : Ibnu Yunianto