Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Ditegur Presiden Prabowo Soal Pantai Kotor, Koster Akan Bentuk Satgas Jaga Pantai, yang Ada Kemana?

Ni Kadek Novi Febriani • Senin, 2 Februari 2026 | 21:11 WIB
SOROTI SAMPAH: Presiden RI Prabowo Subianto semprot Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Bali karena tak bisa atasi sampah pantai saat kumpulkan semua Kepala Daerah
SOROTI SAMPAH: Presiden RI Prabowo Subianto semprot Gubernur, Bupati dan Wali Kota se Bali karena tak bisa atasi sampah pantai saat kumpulkan semua Kepala Daerah

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Presiden Prabowo Subianto menegur seluruh kepala daerah di Bali saat rapat koordinasi nasional (rakornas) pemerintah pusat dan daerah yang digelar di Bogor, Senin (2/2/2026).

Teguran itu terkait kondisi pantai di Bali yang kotor dan dipenuhi sampah, khususnya pada akhir tahun.

Prabowo mengungkapkan, saat melakukan lawatan ke luar negeri dan bertemu sejumlah tokoh di Korea,  ia menerima kritik  mengenai kondisi Bali. Bahkan, ia menyebutkan kritik tersebut disampaikan secara langsung.

Bali is not nice, Bali is so dirty now. Ini real, lho,” kata Prabowo dalam sambutannya, sambil menunjuk fakta video sampah yang menumpuk di tepi jalan dan pantai.

SAMPAH PLASTIK: Pantai Kedonganan yang masih banyak sampah plastiknya saat difoto Minggu , 1 Januari 2026
SAMPAH PLASTIK: Pantai Kedonganan yang masih banyak sampah plastiknya saat difoto Minggu , 1 Januari 2026

”Ini kondisi riil sampah Desember 2025, Bupati dan Wali Kota di Bali bagaimana ini?, siswa SD, SMP, SMA di bawah kendali saudara, apa susahnya mengerahkan siswa bersihkan pantai,” sentilnya, pula.

”Jika Gubernur, Bupati, Wali Kota tidak bisa saya perintah. Dandim/Danrem, kepolisian, saya perintahkan kau, korve..korve..korve..,” teriak mantan Danjen Kopassus ini.

Menanggapi sorotan Presiden Prabowo Subianto tersebut, Gubernur Bali Wayan Koster menyampaikan terima kasih atas perhatian khusus yang diberikan kepada Bali terkait persoalan sampah.

Menurut Koster, sampah yang mengotori  di sejumlah pantai di Bali merupakan sampah kiriman yang datang secara musiman saat musim hujan, terutama pada akhir Desember, Januari, dan awal Februari.

“Mengenai sampah di Pantai Kuta, itu adalah sampah kiriman yang datangnya musiman pada saat musim hujan, khususnya akhir Desember, Januari, dan awal Februari,” jelas Koster.

 Baca Juga: Diplomasi dan Kemitraan Baru, Kantor Konsulat Kehormatan Republik Slovakia Resmi Dibuka di Bali

Ia menjelaskan, saat hujan turun, arus laut yang besar membawa sampah kiriman dari luar daerah ke pesisir Bali. Kejadiannya berlangsung cepat, sehingga tumpukan sampah bisa muncul dalam waktu singkat. Meski demikian, pemerintah daerah, kata Koster,  tidak tinggal diam dan langsung membersihkan. 

“Kami langsung membersihkan. Hanya saja, untuk mobilisasi personel dan peralatan, dibutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam sampai pantai benar-benar bersih,” ujarnya.

Dengan adanya arahan dari Presiden, Koster memastikan akan segera mengumpulkan kepala organisasi perangkat daerah (OPD) terkait.

Seperti Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kepala BPBD, dan Kepala Dinas Pendidikan. Upaya penanganan juga akan melibatkan TNI dan Polri.

“Saya akan membentuk satuan tugas untuk berjaga di pantai. Begitu sampah datang, langsung bisa dibersihkan, tidak perlu menunggu dua atau tiga jam,” terangnya.

Terkait permintaan Presiden Prabowo agar anak-anak sekolah turut dilibatkan dalam kegiatan bersih-bersih pantai, Koster menegaskan siap menjalankan arahan tersebut. Namun, ia menekankan perlunya kesiapan sarana dan prasarana pendukung.

“Anak-anak sekolah bisa dilibatkan, tentu dengan menyiapkan alat pengangkut dan peralatan pembersihnya,” tandasnya.***

 

Editor : M.Ridwan
#sosial media #pantai bali #presiden #koster #tni polri #sampah #prabowo #gubernur #pantai kotor #bali #Plat Nomer #gubernur bali wayan koster #rapat koordinasi #Korea Selatan