Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Update SNPMB 2026: 24.723 Siswa Eligible Siap Perebutkan Kursi PTN Jalur SNBP

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 3 Februari 2026 | 08:23 WIB
GAGAL FINALISASI PDSS - Sebanyak 121 sekolah jenjang SMA/SMK di Bali gagal melakukan finalisasi PDSS yang menyebabkan siswanya gagal mengikuti SNBP 2025.
GAGAL FINALISASI PDSS - Sebanyak 121 sekolah jenjang SMA/SMK di Bali gagal melakukan finalisasi PDSS yang menyebabkan siswanya gagal mengikuti SNBP 2025.

RADAR BALI – Proses seleksi masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi telah mencapai tahapan krusial.

Berdasarkan laporan terbaru dari panitia Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru atau SNPMB 2026, antusiasme satuan pendidikan dan siswa di seluruh Indonesia menunjukkan angka yang sangat signifikan.

Hingga saat ini, sistem mencatat kemajuan besar dalam proses digitalisasi data pendidikan nasional.

Tercatat sebanyak 27.454 sekolah telah berhasil melakukan finalisasi data sekolah ke dalam pangkalan data.

Dari ribuan sekolah tersebut, proses penentuan kualifikasi siswa juga telah rampung dengan total 24.723 siswa yang dinyatakan masuk dalam kategori finalisasi siswa eligible.

Kesuksesan ini didukung oleh pengisian data akademik yang presisi, di mana sebanyak 24.032 entri telah menyelesaikan finalisasi kurikulum dan jenis studi, serta 24.711 data nilai siswa telah difinalisasi secara permanen.

Selain itu, adopsi teknologi pendidikan melalui e-Rapor terus meluas, dengan tercatat sebanyak 1.498 sekolah telah terintegrasi penuh menggunakan sistem e-Rapor dalam proses sinkronisasi nilai ini.

Di wilayah Bali, terdapat 366 sekolah yang terpantau aktif dalam sistem.

Namun, laporan lapangan menunjukkan masih adanya dinamika terkait sekolah-sekolah yang belum tercantum dalam daftar utama.

Hal ini biasanya dialami oleh sekolah negeri yang berstatus unit baru atau rintisan, seperti SMA Negeri 4 Denpasar yang memiliki beberapa unit baru namun belum memiliki gedung tetap atau lulusan angkatan pertama.

Selain itu, tantangan serupa ditemukan pada kategori sekolah swasta dan internasional.

Sekolah dengan kurikulum mandiri seperti Sanur Independent School, Bali Kiddy School, Asian Hope International School, Sunrise School Bali, dan Wood School Bali sering kali tidak masuk dalam daftar otomatis karena tidak terintegrasi sepenuhnya dengan sistem e-Rapor nasional.

Begitu pula dengan sekolah menengah keagamaan seperti Sekolah Menengah Agama Katolik (SMAK) atau Utama Widya Pasraman (UWP) di bawah naungan Kemenag yang memiliki prosedur pendataan khusus.

Batas Akhir dan Prosedur Registrasi

Panitia SNPMB menyatakan Senin, 2 Februari 2026 pukul 15.00 WIB, adalah batas akhir registrasi akun SNPMB bagi sekolah. Langkah ini wajib dilakukan agar seluruh prestasi siswa dapat diproses oleh sistem pusat.

Bagi siswa yang sudah dinyatakan eligible, tanggung jawab kini ada pada ketelitian masing-masing untuk melakukan "Simpan Permanen" pada akun mereka.

Tanpa tahap ini, kepesertaan siswa akan hangus secara otomatis. Siswa diimbau untuk memverifikasi kembali data diri, NPSN, NISN, serta pasfoto terbaru sesuai ketentuan sebelum mengunci data.

Setelah seluruh proses finalisasi dan registrasi selesai, masa unduh atau cetak kartu peserta SNBP 2026 akan dimulai pada 3 Februari hingga 30 April 2026.

Panitia berharap para siswa segera mencetak kartu tersebut dan tidak menunda hingga mendekati penutupan jadwal guna menghindari kepadatan lalu lintas pada server portal resmi.***

Editor : Ibnu Yunianto
#snpmb #pendaftaran PTN #SNPMB 2026 #Info Pendidikan #cetak kartu SNBP 2026 #pendaftaran SNPMB #Siswa Eligible #pendaftaran SNBP #pdss #daya tampung SNBP #E-Rapor #SNBP 2026 #akun snpmb #UTBK SNBT