Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

PBNU: Hanya AS dan Kanada yang Mulai Puasa 18 Februari 2026

Dhian Harnia Patrawati • Selasa, 17 Februari 2026 | 15:31 WIB
ilustrasi pengamatan hilal.
ilustrasi pengamatan hilal.

RADAR BALI - Lembaga Falakiyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LF PBNU) menyampaikan bahwa hanya wilayah Amerika Utara yang berpotensi memulai ibadah puasa Ramadhan 1447 H pada Rabu, 18 Februari 2026.

Keputusan ini tertuang dalam surat Pedoman Prakiraan Ramadhan dan Idul Fitri 1447 H bagi Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) yang diterbitkan pada Ahad (15/2/2026).

Berdasarkan surat tersebut, kedudukan hilal di Amerika bagian utara pada Selasa, 17 Februari 2026, dilaporkan sudah berada di atas ufuk dan memenuhi kriteria Imkanur Rukyah Nahdlatul Ulama (IRNU).

"Benua Amerika bagian utara kemungkinan akan memulai puasa Ramadhan 1447 H pada Rabu 18 Februari 2026 M, karena kedudukan hilal sudah di atas ufuk dan sudah memenuhi IRNU pada Selasa 17 Februari 2026 M," jelas keterangan resmi LF PBNU.

Kondisi ini menjadikan PCINU Amerika Serikat dan PCINU Kanada sebagai wilayah yang memiliki potensi besar mengawali Ramadhan lebih awal dibandingkan wilayah lainnya.

Wilayah Lain Diprediksi Mulai 19 Februari

Berbeda dengan Amerika Utara, PCINU di belahan dunia lain termasuk Indonesia diperkirakan baru akan memulai Ramadhan pada Kamis, 19 Februari 2026.

Hal ini disebabkan posisi hilal di Asia, Australia, Afrika, Eropa, serta Amerika bagian selatan belum memenuhi ambang batas kriteria IRNU, yaitu tinggi hilal minimal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat.

LF PBNU menyebutkan bahwa hampir seluruh benua tersebut akan mengalami istikmal (penyempurnaan bilangan bulan menjadi 30 hari) karena kondisi hilal pada 17 Februari 2026 belum memenuhi syarat.

Daftar wilayah yang diperkirakan memulai puasa pada 19 Februari meliputi:

Asia & Pasifik: Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam, Thailand, Timor Leste, Hong Kong, Tiongkok, Taiwan, Jepang, Pakistan, India, Australia, dan Selandia Baru.

Timur Tengah & Afrika: Arab Saudi, Yaman, Turki, Qatar, Lebanon, Yordania, Mesir, Sudan, Tunisia, dan Maroko.

Eropa: Rusia, Belanda, Belgia, Inggris, Skotlandia, Italia, Jerman, Prancis, dan Spanyol.

Mekanisme Penetapan Awal Ramadhan

LF PBNU mengimbau agar setiap PCINU tetap berkoordinasi dengan otoritas keagamaan setempat terkait hasil rukyatul hilal.

Jika tidak ada pelaksanaan rukyat di negara tersebut, PCINU disarankan untuk:

Menyelenggarakan rukyat secara mandiri dengan asistensi teknis daring dari LF PBNU.

Menetapkan awal Ramadhan berdasarkan panduan hisab imkan rukyah berbasis IRNU.

Persiapan Sidang Isbat di Indonesia

Di dalam negeri, Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama (Kemenag) dan BMKG telah menyiapkan 133 titik pemantauan hilal pada Selasa (17/2/2026).

Rinciannya, Kemenag memantau di 96 titik dan BMKG di 37 titik.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Abu Rokhmad menegaskan bahwa hasil pemantauan ini akan dibawa ke Sidang Isbat yang digelar di Auditorium H M Rasjidi, Jakarta Pusat.

Berdasarkan perhitungan hisab, ijtimak menjelang Ramadhan 1447 H terjadi pada Selasa (17/2/2026) pukul 19.01 WIB.

Data menunjukkan posisi hilal di seluruh Indonesia masih di bawah ufuk (berkisar -2° 24' hingga -0° 58') dengan elongasi yang juga belum memenuhi kriteria MABIMS.

"Data ini menunjukkan belum terpenuhinya imkanur rukyah, sehingga secara teoritis hilal belum memenuhi syarat terlihat," pungkas Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Abu Rokhmad.***

Editor : Ibnu Yunianto
#2026 #Tarawih Pertama 2026 #Penetapan 1 Ramadhan 2026 #Hasil sidang isbat 2026 #Jadwal Sidang Isbat #Sidang Isbat 1 Ramadan 1447 H #Hisab Astronomi #kemenag #Kapan 1 Ramadhan 2026 #sidang isbat awal puasa #kanada #hilal #ramadhan 2026 #Mulai Puasa 2026 #amerika serikat #Puasa NU Tanggal Berapa #sidang isbat 1 ramadhan #kapan puasa nu 2026 #Hilal Ramadhan 2026 #Awal Puasa 2026 #Puasa Pemerintah 2026 #PBNU #awal puasa 2026 pemerintah #Tanggal Berapa