Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cukup Pakai NIK, Begini Cara Cek Status Pencairan Bansos PKH dan BPNT April 2026

Dhian Harnia Patrawati • Kamis, 30 April 2026 | 09:14 WIB
Cek status bansos PKH dan BPNT tahap 2 yang cair April 2026 cukup pakai NIK KTP. Simak panduan cek penerima via cekbansos.kemensos.go.id dan cara daftar DTSEN agar bantuan modal KKS cair ke rekening bank Himbara Anda.
Cek status bansos PKH dan BPNT tahap 2 yang cair April 2026 cukup pakai NIK KTP. Simak panduan cek penerima via cekbansos.kemensos.go.id dan cara daftar DTSEN agar bantuan modal KKS cair ke rekening bank Himbara Anda.

RADAR BALI - Kabar gembira menghampiri jutaan keluarga di tanah air menjelang pengujung April 2026.

Pemerintah memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) tahap kedua, mulai menemui titik terang.

Sekitar 18 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) kini tengah menantikan dana bantuan tersebut masuk ke rekening masing-masing.

Menteri Sosial Syaifullah Yusuf menjelaskan bahwa proses distribusi dilakukan secara bertahap.

Hal ini berkaitan erat dengan proses pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) yang sedang digarap bersama Badan Pusat Statistik (BPS).

Langkah ini diambil agar bantuan benar-benar jatuh ke tangan yang berhak sesuai dengan klasifikasi tingkat kesejahteraan terbaru.

Sinyal Hijau di Aplikasi SIKS-NG

Bagi Anda yang terbiasa memantau progres bantuan, data terbaru dari sistem internal kementerian per 28 April 2026 menunjukkan perkembangan positif.

Sejumlah bank penyalur seperti BRI dan BSI terpantau sudah mencapai status Surat Perintah Membayar (SPM).

Ini adalah tahapan krusial. Setelah status SPM muncul, hanya tinggal menunggu terbitnya Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) sebelum saldo bantuan benar-benar di-top-up ke Kartu Keluarga Sejahtera (KKS).

Namun, perlu diingat bahwa pencairan dilakukan secara bergelombang, sehingga waktu masuknya dana antarwilayah bisa berbeda-beda.

Rincian Nominal Bantuan

Sebagai pengingat, besaran bantuan PKH tahun ini tetap menyesuaikan kategori anggota keluarga.

Misalnya, ibu hamil dan balita mendapatkan alokasi Rp 750.000, sementara lansia dan penyandang disabilitas sebesar Rp 600.000 per tahap.

Untuk program BPNT atau bantuan sembako, nilainya dipatok Rp 200.000 per bulan.

Dalam praktiknya, dana ini sering dicairkan secara rapel melalui KKS, yang kemudian bisa digunakan untuk membeli kebutuhan pangan di agen bank atau e-warong resmi.

Cara Cek Status Secara Mandiri

Masyarakat tidak perlu bingung mencari informasi simpang siur. Cukup berbekal NIK dan data KTP, Anda bisa mengecek status kepesertaan melalui dua jalur resmi:

Kunjungi laman cekbansos.kemensos.go.id, lalu masukkan domisili dan nama lengkap sesuai identitas untuk melihat apakah nama Anda terdaftar sebagai penerima aktif.

Melalui aplikasi aplikasi Cek Bansos, Anda bisa mendaftarkan akun menggunakan NIK.

Selain mengecek status, aplikasi ini juga memungkinkan warga untuk mengajukan usulan baru jika merasa layak mendapatkan bantuan namun belum terdaftar.

Waspada Informasi Palsu

Di tengah masa pencairan ini, KPM diimbau untuk lebih teliti. Jangan mudah percaya dengan foto struk penarikan yang beredar di media sosial, karena seringkali itu hanyalah transaksi tabungan pribadi, bukan saldo bansos.

Pastikan Anda memegang sendiri kartu KKS dan menjaga kerahasiaan nomor PIN.

Jika ada kendala, sebaiknya hubungi pendamping sosial setempat atau langsung datangi kantor desa/kelurahan untuk mendapatkan informasi yang lebih valid mengenai data DTSEN Anda.

Dengan rutin memantau kanal resmi, Anda dapat memastikan hak bantuan sosial ini tersalurkan dengan aman dan lancar.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Bansos April 2026 #daftar DTSEN #pkh tahap 1 2026 #bpnt 2026 #cek NIK KTP