JAKARTA, radarbali.jawapos.com - Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno, DPP Badan Bantuan Hukum dan Advokasi Rakyat (BBHAR) PDI Perjuangan menyelenggarakan Lomba Esai Nasional bertema "Relevansi INDONESIA MENGGUGAT" yang ditujukan bagi mahasiswa dan lulusan fakultas hukum di seluruh Indonesia.
Ajang ini merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali semangat pemikiran dan perjuangan Bung Karno di kalangan generasi muda, khususnya generasi muda hukum.
Melalui lomba ini, peserta diajak untuk mengkaji kembali pidato Indonesia Menggugat sebagai salah satu karya intelektual terpenting dalam sejarah perjuangan bangsa Indonesia serta merefleksikan relevansinya terhadap berbagai tantangan hukum, demokrasi, dan keadilan sosial yang dihadapi Indonesia saat ini.
Bagi PDI Perjuangan, Indonesia Menggugat bukan sekadar dokumen sejarah perjuangan bangsa, melainkan sumber inspirasi yang tetap relevan dalam menjawab persoalan-persoalan kebangsaan kontemporer.
Semangat keberanian intelektual, keberpihakan kepada rakyat, serta perlawanan terhadap ketidakadilan yang terkandung dalam pidato tersebut masih memiliki arti penting bagi Indonesia serta relevan dengan situasi geopolitik dunia kontemporer.
Melalui Lomba Esai Nasional ini, BBHAR Pusat PDI Perjuangan ingin membuka ruang bagi generasi muda hukum untuk menyumbangkan gagasan kritis, progresif, dan solutif bagi masa depan Indonesia.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk menghidupkan kembali pemikiran, keberanian intelektual, dan semangat perjuangan Bung Karno dalam kehidupan kebangsaan masa kini.
Sebagai bentuk komitmen dalam mencetak kader-kader hukum yang profesional dan berpihak kepada rakyat, DPP BBHAR PDI Perjuangan menyediakan hadiah utama berupa tiga Beasiswa Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) serta kesempatan mengikuti proses pelantikan advokat sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap lomba ini tidak hanya menghasilkan karya tulis yang berkualitas, tetapi juga melahirkan generasi baru pejuang hukum Indonesia yang memiliki integritas, keberanian moral, dan komitmen terhadap keadilan sosial sebagaimana dicita-citakan Bung Karno," demikian disampaikan Dr. I Wayan Sudirta , SH, MH, Kepala Badan Bantuan Hukum Dan Advokasi Rakyat (BBHAR) Pusat PDI Perjuangan.
KETENTUAN PESERTA
• Terbuka bagi mahasiswa dan lulusan fakultas hukum.
• Usia maksimal 30 tahun.
• Peserta bersifat individu.
• Setiap peserta hanya dapat mengirimkan satu karya esai.
KETENTUAN NASKAH
• Karya merupakan hasil karya asli peserta.
• Bukan karya yang dibuat menggunakan Artificial Intelligence (AI).
• Bukan saduran atau terjemahan.
• Belum pernah dipublikasikan maupun diikutsertakan dalam lomba lain.
• Bebas dari unsur plagiarisme.
• Relevan dengan tema utama: "Relevansi INDONESIA MENGGUGAT".
• Ditulis dalam Bahasa Indonesia yang baik dan benar sesuai PUEBI dan KBBI.
FORMAT PENULISAN
• Kertas A4.
• Margin kiri 4 cm, kanan 3 cm, atas 3 cm, bawah 3 cm.
• Font Times New Roman ukuran 12 pt.
• Spasi 1,5.
• Panjang naskah 1.500–2.000 kata (di luar daftar pustaka).
• Sistematika: Judul, Pendahuluan, Isi/Pembahasan, dan Penutup/Kesimpulan.
PENGIRIMAN KARYA
• Karya dikirim melalui email: dppbbharpdiperjuangan@gmail.com
• Format file PDF dengan nama: Esai_[Nama Peserta]_[Judul Singkat]
• Peserta wajib mencantumkan nama, alamat, dan nomor telepon pada body email.
• Batas akhir pengiriman: Selasa, 30 Juni 2026 pukul 22.00 WIB.
KRITERIA PENILAIAN
Dewan juri akan melakukan penilaian berdasarkan:
1. Kesesuaian dengan tema.
2. Orisinalitas dan inovasi gagasan.
3. Kekuatan argumentasi, kedalaman analisis, dan validitas data pendukung.
4. Struktur dan sistematika penulisan.
5. Ketaatan terhadap kaidah bahasa dan format penulisan.
Keputusan dewan juri bersifat mutlak dan tidak dapat diganggu gugat. Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai Lomba Esai Nasional ini, masyarakat dapat mengikuti akun sosial media BBHAR PDI Perjuangan: Instagram: @bbharpusatpdiperjuangan Youtube: @BBHARPusatPDIPerjuangan Tiktok: @dppbbharpdiperjuangan Narahubung: Faldy 0813-1195-1991.***
Editor : M.Ridwan