Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Trase Tol Pekutatan-Mengwi Berubah, Ini Daftar 36 Desa yang Dilewati

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 13 Juli 2026 | 11:56 WIB
Ilustrasi - Tol Pekutatan-Mengwi
Ilustrasi - Tol Pekutatan-Mengwi

 

RADAR BALI - Proyek strategis Jalan Tol Gilimanuk–Mengwi mengalami perubahan skema dan pemangkasan rute (re-scoping) yang cukup signifikan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Berdasarkan dokumen Penetapan Lokasi (Penlok) awal, proyek ini sejatinya diproyeksikan melintasi total 59 desa/kelurahan di tiga kabupaten di Bali.

Namun, setelah Kementerian PU memutuskan untuk membatalkan Seksi I (Gilimanuk–Pekutatan) dan berfokus melanjutkan Seksi II dan III (Pekutatan–Mengwi), estimasi jumlah desa yang akan dilewati kini berkurang menjadi sekitar 36 desa. Langkah pemangkasan rute ini membuat panjang tol menyusut menjadi sekitar 42 kilometer.

Berikut adalah rincian lengkap sebaran desa yang terdampak, serta peta titik masuk, keluar, dan simpang susun (interchange) di sepanjang trase Tol Pekutatan–Mengwi.

Rincian Desa yang Dilewati Tol Pekutatan–Mengwi

1. Kabupaten Jembrana (Kecamatan Pekutatan & Mendoyo)

Pada rancangan awal, Kabupaten Jembrana menyumbang desa terdampak paling banyak, yakni mencapai 33 desa. Namun, menyusul pembatalan Seksi I, desa-desa di wilayah barat seperti Kecamatan Melaya, Negara, dan Jembrana kota tidak lagi dilewati tol.

Trase baru kini dimulai dari ujung timur Jembrana dengan rincian:

Kecamatan Pekutatan (6 Desa): Desa Medewi, Pulukan, Pekutatan, Pangyangan, Gumbrih, dan Pengeragoan.

Kecamatan Mendoyo (9 Desa): Desa Mendoyo Dauh Tukad, Pohsanten, Pergung, Tegalcangkring, Penyaringan, Yehembang Kauh, Yehembang, Yehembang Kangin, dan Mendoyo Dangin Tukad.

2. Kabupaten Tabanan

Kabupaten Tabanan menjadi wilayah terpanjang yang dilintasi pada segmen ini. Total ada 19 desa yang tersebar di beberapa kecamatan:

Kecamatan Selemadeg Barat: Desa Selabih, Lalanglinggah, Lumbung, Bengkel Sari, dan Antosari.

Kecamatan Selemadeg: Desa Serampingan, Selemadeg, dan Bajera Utara.

Kecamatan Selemadeg Timur: Desa Megati, Gadungan, dan Bantas.

Kecamatan Kerambitan: Desa Timpag, Meliling, Sembung Gede, Kesiut, dan Batuaji.

Kecamatan Penebel: Desa Riang Gede.

Kecamatan Marga: Desa Marga Dauh Puri, Marga, Kuwum, dan Selanbawak.

Kecamatan Tabanan: Desa Wanasari, Buahan, dan Denbantas.

3. Kabupaten Badung

Wilayah Kabupaten Badung merupakan ujung akhir dari Seksi III yang menjadi titik pemberhentian tol. Wilayah ini hanya melintasi 2 desa di satu kecamatan:

Kecamatan Mengwi: Desa Sembung dan Desa Werdi Bhuwana.

Saat ini pemerintah sedang memproses pemutakhiran Dokumen Perencanaan Pengadaan Tanah (DPPT) dan AMDAL yang baru menyusul perpendeken rute menjadi 42 km, rincian batas bidang tanah di desa-desa di atas berpotensi mengalami sedikit pergeseran atau penyesuaian saat Penlok baru diterbitkan resmi.

Rincian Titik Masuk, Keluar, dan Simpang Susun (Interchange)

Selain mendata desa-desa yang dilintasi, proyek tol ini juga telah memetakan titik-titik krusial yang menjadi akses masuk dan keluar kendaraan melalui beberapa interchange (IC) atau simpang susun utama.

Pintu Masuk Utama: Interchange Pekutatan (Jembrana)
Titik awal sekaligus pintu masuk utama tol ini berlokasi di Desa Pekutatan, Kecamatan Pekutatan, Kabupaten Jembrana.

Posisinya berada di kawasan utara jalan nasional Denpasar-Gilimanuk, menempati lahan milik Perumda Kerta Bali Saguna (KBS) yang didominasi perkebunan karet di Banjar Sumbermis. Lokasi ini juga menjadi tempat pelaksanaan peletakan batu pertama (groundbreaking) proyek.

Aksesibilitas: Gerbang tol di simpang susun Pekutatan ini berada sekitar 2 kilometer ke arah utara dari jalur jalan raya nasional utama.

Fungsi Krusial: Pasca pembatalan Seksi I, IC Pekutatan memegang peran vital sebagai pintu gerbang paling barat bagi kendaraan dari arah Pelabuhan Gilimanuk yang ingin beralih dari jalan nasional ke jalur bebas hambatan menuju Mengwi.

Pintu Keluar Utama: Interchange Mengwi (Badung)

Ujung akhir sekaligus pintu keluar utama (exit tol) ruas Tol Pekutatan–Mengwi berada di perbatasan antara Desa Sembung dan Desa Werdi Bhuwana, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung.

Lokasi Fisik: Titik keluar tol ini berada di kawasan utara Mengwi, tidak jauh dari jalur arteri jalan nasional utama Jalan Raya Denpasar–Singaraja (dekat kawasan Sangeh ke arah barat).

Konektivitas Pariwisata: Pintu keluar ini diposisikan secara strategis untuk memecah arus lalu lintas. Pengendara bisa langsung menuju kawasan wisata Bali Selatan seperti Canggu, Seminyak, dan Kuta melalui jalur bypass, mengakses kawasan Tanah Lot di Tabanan, atau langsung menuju pusat kota Denpasar.

Integrasi Jalur Utama: Bagi pengendara yang ingin meneruskan perjalanan ke arah Bali Utara seperti Singaraja atau Buleleng, pintu keluar Mengwi ini memiliki akses yang dekat dengan jalur utama Bedugul.

Pintu Akses Tengah Jalur: IC Soka dan IC Kerambitan (Tabanan)

Untuk mengakomodasi kendaraan di tengah jalur, disiapkan dua simpang susun di wilayah Kabupaten Tabanan:

Interchange Soka: Berfungsi sebagai pintu keluar-masuk alternatif bagi pengendara yang ingin menuju atau datang dari arah pusat kota Kabupaten Tabanan maupun wilayah pesisir Soka.

Interchange Kerambitan: Direncanakan berlokasi di sekitar Desa Batuaji dan Desa Sembung Gede, Kecamatan Kerambitan. Pintu gerbang ini disiapkan untuk memfasilitasi akses dari dan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tabanan, kawasan industri, serta destinasi wisata sekitarnya (termasuk akses luar menuju Tanah Lot).

Jalur ini nantinya terhubung dengan jalan layang (overpass atau underpass) menuju jalan nasional Denpasar–Gilimanuk agar tidak mengganggu arus lalu lintas lokal.

Sama seperti titik lainnya, koordinat presisi dan batas bidang tanah untuk gerbang-gerbang tol ini kini tengah dimutakhirkan dalam penyusunan DPPT baru pasca re-scoping proyek oleh Kementerian PU.***

 

Editor : Ibnu Yunianto
#Tol Pekutatan Mengwi #Trase Tol Bali #Pintu Keluar Tol Mengwi #Proyek Jalan Tol Bali #Desa Terdampak Tol Bali