Air PDAM Berbau dan Keruh Mirip Sirup Marjan, Warga Praya Barat Sentil Tagihan Berdenda dan Tak Boleh Telat

Desi Rabiati • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 13:54 WIB
Air PDAM Lombok Tengah Keruh (Sumber: Istimewa)
Air PDAM Lombok Tengah Keruh (Sumber: Istimewa)

DENPASAR,radarbali.jawapos.com – Belakangan ini masyarakat Desa Penujak Kecamatan Praya Barat Lombok Tengah mengeluhkan kualitas air PDAM yang berbau dan berwarna hijau pekat.

Hal tersebut dikeluhkan masyarakat melalui media sosial Facebook dan dengan sengaja mengunggah video berupa air yang berwarna mirip sirup Marjan dengan keterangan bau yang tak enak.

Tentu saja kualitas buruk tak dapat digunakan oleh warga lantaran dikhawatirkan dapat menimbulkan penyakit.

Baca Juga: Dorong Digitalisasi Masyarakat, Telkomsel Berikan Bantuan Orbit untuk UMKM, Pemerintah Desa, dan Sekolah di Lombok

Menurut pengunggah, keadaan tersebut telah terjadi beberapa Minggu belakangan ini dengan air berwarna keruh yang tak konsisten.

Hari ini pun Selasa 28 Juli air PDAM bagian Desa Penujak warna hijau pekat dari dini hari sehingga banyak yang merasa kesal.

Kendati demikian kondisi air yang keruh berangsur jernih kembali hingga siang hari.

Baca Juga: Viral Dulu Baru Ditindak, Polisi Tetapkan 2 Tersangka Kasus Pembakaran Santri Lombok Tengah, hingga Seret Pemilik Pondok

Masyarakat menyayangkan kualitas pelayanan PDAM di tengah tagihan yang tak boleh telat.

Tak hanya itu, sistem tagihan pembayaran PDAM saat ini melalui tagihan langsung yang datang ke rumah pelanggan bahkan di saat belum tenggat jatuh tempo.

Tenggat pembayaran yang sesuai aturan tanggal 21 di setiap bulannya namun petugas telah datang menagih sedari tanggal 18 sehingga pelanggan merasa tidak nyaman. 

Adapun jumlah denda saat telat membayar juga dirasa cukup tinggi yakni 10 ribu perbulan dengan kualitas air seperti itu sehingga menimbulkan keluhan masyarakat. 

Baca Juga: Diselundupkan Pakai Bus AKAP, 1.700 Burung Kicau Ilegal Asal Lombok Digagalkan di Padangbai

Hingga saat ini belum ada konfirmasi dari pihak PDAM terkait keluhan masyarakat.

Namun, mengingat kondisi dan warna air yang berangsur jernih kembali di saat siang dan menjelang sore, banyak yang menduga air keruh tersebut akibat gangguan saat proses produksi.

Kendati demikian untuk kedepannya diharapkan tidak akan lagi ada penurunan kualitas air yang dapat merugikan masyarakat.

Baca Juga: Tersangka Bakal Bertambah Lagi, Polisi Dalami Provokator, Kasus Pengeroyokan Maling Ayam yang Berujung Maut Mengenaskan

Adapun penyebab lain air PDAM Keruh adalah sebagai berikut:

1. Kualitas air baku yang kurang baik yang menyebabkan proses produksi air terganggu.

2. Setelah perbaikan kebocoran, endapan yang sebelumnya menempel di dasar pipa dapat terlepas dan terbawa aliran air.

3. Terjadi kebocoran pada pipa jaringan dekat dengan lokasi rumah pelanggan yang mempengaruhi kualitas air PDAM tersebut menjadi keruh.

4. Aktivitas pengaturan suplai dan kenaikan tekanan air di jaringan pipa menyebabkan terangkatnya kotoran yang mengendap.***

Editor : Desi Rabiati
PDAM Lombok Tengah Tirta Adhia Rinjani air PDAM keruh lombok tengah