DENPASAR, radarbali.jawapos.com — Gubernur Bali Wayan Koster turun tangan langsung ke Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), untuk meninjau dan menganalisa salah satu wilayah yang terdampak gempa pada 15 Agustus lalu.
Koster melakukan koordinasi dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (20/8/2026).
Kepala Pelaksana BPBD Bali, Gede Agung Teja Bhusana, saat dihubungi kemarin menjelaskan bahwa pertemuan tersebut merupakan wujud solidaritas dan kerja sama regional Bali-NTB-NTT atau yang dikenal sebagai kerja sama regional (KR-BNN).
Teja, yang turut mendampingi pertemuan tersebut, menuturkan bahwa musibah yang terjadi di NTT adalah masalah bersama.
Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban untuk saling membantu, dan wilayah yang terdekat harus bergerak paling cepat.
"Karena itu, sehari setelah gempa, Bali dan NTB sudah mengirim bantuan. Pertemuan hari ini adalah untuk memonitor perkembangan penanganan bencana sekaligus memberikan dukungan moral langsung kepada Gubernur NTT," imbuh Teja.
Gubernur Bali dan Gubernur NTB memberikan bantuan, termasuk logistik, telah dikerahkan sehari setelah gempa. Bantuan logistik dari Bali dibeli langsung di Ende dan telah didistribusikan ke daerah terdampak.
Bali juga mengirimkan tim penanggulangan yang terdiri atas personel BPBD, tim medis, dan relawan PMI Bali.
Sementara itu, Gubernur NTB juga memberikan bantuan serupa beserta tim tanggap darurat yang ditempatkan di lokasi berbeda sesuai arahan dari Posko Pengendali NTT.
Di Pulau Flores terdapat delapan kabupaten, dan tujuh di antaranya terdampak gempa dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Pintu masuk bantuan dari luar dibagi menjadi dua jalur. Untuk wilayah barat, jalur masuk melalui Labuan Bajo, sedangkan untuk wilayah timur melalui Maumere.
"Saya sendiri pada tanggal 17 masuk melalui Maumere bersama tim, sementara tim NTB masuk melalui Labuan Bajo menuju wilayah tengah," ujar Teja.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Bali juga menyempatkan diri meninjau Pura Giri Segara di Labuan Bajo yang mengalami kerusakan ringan akibat gempa.
Gubernur NTT yang menerima kunjungan Gubernur Bali dan Gubernur NTB menyampaikan apresiasi atas gerak cepat kedua provinsi tersebut dalam memberikan bantuan.
Kolaborasi erat antara ketiga provinsi ini semakin menunjukkan kekompakan, mengingat secara historis pernah berada dalam satu wilayah administratif yaitu Sunda Kecil, sehingga hubungan antardaerah sudah terjalin seperti saudara kandung.***
Editor : M.RidwanSumber : radarbali.jawapos.com