DENPASAR, radarbali.jawapos.com -Ban menjadi salah satu komponen penting dari sepeda motor yang wajib diperhatikan kondisinya.
Karena tak jarang, kerusakan ban juga bisa menjadi penyebab utama kelecakaan. Kali ini, Astra Motor Bali melalui team Safety Riding Instructornya memberikan penjelasan bagaimana mengenal Tire Wear Indicatior yang merupakan lambang petunjuk keausan ban.
TWI (Tread Wear Indicator) sendiri adalah lambang untuk membantu dalam memeriksa ketebalan telapak ban. TWI adalah indikator berupa tonjolan di antara blok telapak ban dengan tinggi 1,6 mm yang bisa menjadi tanda apakah pengendara sudah waktunya mengganti ban baru.
Pemeriksaan ban bisa meliputi tekanan dan ketebalan telapak ban, kedua hal tersebut merupakan hal yang bisa diperhatikan terkait perawatan ban.
Berikut Tips yang akan dibagikan oleh Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius agar selalu #Cari_Aman di jalan raya dengan cara mengenal Tire Wear Indicatior.
"Pertama bentuk lambang TWI berupa segi tiga berada di sisi dinding ban, sebagai tanda batas aman ban," kata Safety Riding Instructor Astra Motor Bali, Yosepth Klaudius, Jumat (10/5/2024).
Lalu yang kedua menurut Klaudius, benjolan ban biasanya berada dalam alur ban sejajar atau dekat dengan lambang TWI. Dan yang ketiga, jika tinggi permukaan ban sudah sejajar atau mengenai tonjolan TWI, artinya ban sudah aus dan harus diganti.
"Ban yang aus atau halus permukaannya sangat berbahaya terutama saat jalan basah, karena akan mudah licin dan selip.Dari tanda-tanda tersebut diatas bisa menjadi antisipasi mengetahui ban aus dan harus segera diganti," beber Klaudius.
Klaudius menambahkan bahwa salah satu hal yang perlu diingat adalah tanda segitiga TWI sebaiknya dicek minimal dua minggu sekali atau bisa dilakukan pengecekan berbarengan dengan pengecekan tekanan angin.
"Tetap waspada dan selalu safety riding saat berkendara dijalan raya dengan selalu ingat #Cari_Aman," pungkasnya. (mar)
Editor : Rosihan Anwar