Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Waspada! Ban Gundul di Musim Hujan Picu Kecelakaan, Begini Penjelasan  Safety Riding Instructor Astra Motor Bali

Marsellus Pampur • Senin, 30 Desember 2024 | 13:30 WIB
BAN GUNDUL: Astra Motor Bali mencontohkan tanda-tanda kondisi  ban sudah mulai gundul, yang bisa menjadi penyebab kecelakaan di musim hujan.
BAN GUNDUL: Astra Motor Bali mencontohkan tanda-tanda kondisi  ban sudah mulai gundul, yang bisa menjadi penyebab kecelakaan di musim hujan.

DENPASAR, Radarbali.id-Waspadalah berkendara saat musim hujan. Ban menjadi salah satu komponen penting untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan saat berkendara di musim hujan. Hal itu disampaikan oleh team safety riding Astra Motor Bali.

 

Pengendara disarankan untuk memperhatikan kondisi ban agar tak sampai gundul. Beberapa tips menentukan ban sudah layak diganti atau tidak perlu diketahui masyarakat. Mulai dari perubahan fungsi pada alur ban. Tanda pertama ban motor gundul adalah adanya perubahan fungsi pada alur atau tapak ban. 

 

Safety Riding Instructor Astra Motor Bali Yoseph Klaudius  menegaskan, penggunaan ban motor yang gundul saat hujan, membawa risiko serius terhadap keselamatan dan kinerja kendaraan. Perubahan visual pada alur ban dan perubahan karakteristik berkendara harus diidentifikasi secara dini, untuk mengambil langkah-langkah pencegahan yang tepat.

 Baca Juga: Asah Kompetensi Siswa SMK, Astra Motor Bali Gelar Festival Vokasi Satu Hati

”Langkah awal yang sangat penting adalah memahami secara mendalam tanda-tanda ban motor yang gundul. Pemeriksaan rutin menjadi kunci dalam mendeteksi potensi bahaya sejak dini, termasuk pengukuran kedalaman alur ban, pemeriksaan tekanan udara, dan perhatian terhadap tanda-tanda visual,” katanya Minggu (29/12).

 

Fungsi alur pada ban adalah untuk membuang air keluar dari permukaan ban. Cekungan yang terlihat jelas atau pola aus yang tidak merata dapat menjadi indikator awal bahwa ban mencapai batas usia pakai. Lalu kedalaman alur ban. Dimana ban yang menipis dan tidak ada alurnya, sehingga akan membuat air tidak bisa terbuang langsung. 

 

Pengukuran kedalaman alur ban dapat memberikan informasi lebih akurat tentang kondisi ban. Jika kedalaman alur sudah mencapai batas minimum, ini bisa menjadi tanda bahwa ban perlu segera diganti.

 Baca Juga: Lima Hari, Astra Motor Bali Hadir di Marga Fest Tabanan

Kerusakan struktural air akan tetap melapisi permukaan ban yang akan berpotensi selip saat berkendara. Pengecekan visual terhadap tanda-tanda kerusakan struktural, seperti robekan atau goresan yang dalam, penting untuk memastikan kinerja ban tidak terpengaruh.

 

Perhatikan tanda-tanda visual, pemeriksaan visual terhadap ban motor membantu mendeteksi tanda-tanda aus atau cekungan yang tidak wajar. Ban yang tipis, berpotensi besar rusak oleh benda tajam yang menancap.

 

”Lakukan pemeriksaan selalu cek kondisi ban melalui lambang TWI (segitiga) pada ban. Berkendara lebih bijak serta cari aman saat hujan dan selalu prediksi potensi bahaya yang akan muncul,” tandasnya. ***

 

 

 

Editor : Made Dwija Putera
#musim hujan #astra motor bali #honda #Ban Gundul #safety riding