Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Market Share Menguat, Daihatsu Jadi Pilihan Konsumen, Begini Alasannya

M.Ridwan • Jumat, 7 Maret 2025 | 15:28 WIB
JADI PILIHAN: Kepala Cabang Astra Credit Company Denpasar dan Renon Bali I Gede Ari Wiadnyana memberikan penjelasan kepada awak media di Bali, Kamis (5/3/2025).
JADI PILIHAN: Kepala Cabang Astra Credit Company Denpasar dan Renon Bali I Gede Ari Wiadnyana memberikan penjelasan kepada awak media di Bali, Kamis (5/3/2025).

JAKARTA, radarbali.jawapos.com - Daihatsu masih jadi mobil pilihan masyarakat Indonesia. Hal itu dibuktikan dengan pencapaian di peringkat kedua penjualan otomotif nasional lebih dari satu dekade. Market share Daihatsu juga makin kuat.

Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor di Indonesia (Gaikindo), dari total penjualan mobil secara ritel di Indonesia sebanyak 889.680 unit, Daihatsu di peringkat kedua dengan meraih market share 18,9 persen dengan total penjualan 168.263 unit.

Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Bali. Data registrasi di kepolisian atau Polreg menyebutkan, market share Daihatsu di Bali sebesar 19,71 persen, di atas nasional.

Sepanjang tahun 2024, penjualan Daihatsu di Bali sebanyak 5.938 unit.  Sekitar 80 persen dari total penjualan itu adalah melalui skema kredit dari perusahaan pembiayaan.

Kepala Cabang Astra Credit Company (ACC) Denpasar dan Renon Bali I Gede Ari Wiadnyana mengakui, penjualan mobil di Bali sepanjang tahun 2024 tetap tumbuh meskipun secara nasional penjualan otomotif anjlok.

Menurut Ari, sejak tiga tahun pascapandemi Covid-19, parisiwata mulai pulih. “Perekonomian Bali bergantung pada pariwisata. Saat pariwisata tumbuh, penjualan otomotif juga tumbuh,” kata Ari.

Dijelaskan, pada tahun 2024 lalu, pembiayaan ACC tumbuh 5 persen. Konsumen terbesar adalah pelaku bisnis rental mobil. Dari total pembiayaan yang dikucurkan ACC, sekitar 26 persen untuk kendaraan Daihatsu.

“Memang di Januari dan Februari ini market sedang turun, karena low season di pariwisata, tapi kami optimistis, setelah Maret, akan naik kembali. Kami masih melihat ada prospek menjanjikan di sektor pariwisata,” tutur dia.

Hal senada dikatakan Kepala Cabang PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation, Denpasar – Cokro Nidzo Muddin. Ia yakin Daihatsu di Bali tahun ini akan tumbuh. Apalagi melihat pencapaian besar di tahun 2024 lalu.

“Kunci keberhasilan kita adalah mampu menciptakan market baru di sektor nonpariwisata,” kata dia.

Menurut Nidzo, peningkatan signifikan terjadi pada penjualan mobil komersial Gran Max Pick Up (PU) dan SUV Terios. Disebutkan, market share Gran Max Pu sebesar 33,02 persen, naik dari tahun 2023 yang hanya 30,06 persen.

Sepanjang tahun 2024, Gran Max PU terjual 1.220 unit, naik signifikan dari tahun sebelumnya yang sebesar 749 unit.

Sedangkan Terios, juga terjadi kenaikan lumayan tinggi. Penjualan Terios pada tahun 2024 sebanyak 1.542 unit. Angka itu naik signifikan dari tahun sebelumnya yang tercatat terjual 1.301 unit. Saat ini, market share Terios di Bali sebesar 28,8 persen.

Menurut Nidzo, Terios berhasil menjadi mobil pilihan pelaku rental. Berdasarkan data registrasi di kepolisian atau Polreg, selama tiga tahun belakangan ini.

“Kekuatan Terios juga ada di produk, kondisi area di Bali yang naik turun mampu dijelajahi, ground clearance juga tinggi,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Wilayah Jawa Tengah, Bali, dan Nusra PT Astra International Tbk – Daihatsu Sales Operation Budhy Lau menjelaskan, Daihatsu masih menjadi kendaraan pilihan  masyarakat.

Hal itu terlihat dari market share Daihatsu di Bali dari bulan ke bulan  terus berada di atas rata-rata nasional. Ia menilai, pertumbuhan pasar otomotif itu menjadi peluang besar, terutama proyeksi  stabilnya pariwisata di Bali.

Ia yakin Daihatsu akan terus tumbuh dengan masih besarnya potensi di luar pariwiwata seperti para pelaku UMKM, peternakan, pertanian, dan sebagainya.

“Kami yakin bisa mendongkrak market share lebih tinggi dari 19,7 persen, apalagi Daihatsu pernah menembus 23 persen,” tutur Budhy Lau.

Data Bank Indonesia Provinsi Bali menyebutkan, perekonomian Bali pada tahun 2024 tercatat tumbuh 5,48 persen. Lebih tinggi dibandingkan ekonomi nasional yang sebesar 5,03%. 

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali Erwin Soeriadimadja menjelaskan, Bali berada di peringkat 10 dari 38 provinsi di Indonesia.

"Pertumbuhan Bali yang kuat menjadi indikator penting ketahanan dan potensi ekonomi wilayah dalam menghadapi tantangan global dan domestik,” ujar Erwin dalam keterangan tertulisnya, 8 Februari 2025.*** (rba)

Editor : M.Ridwan
#daihatsu #market share #penjualan mobil