DENPASAR, Radar Bali.id – Tren kendaraan listrik di Indonesia memasuki babak baru. Pemerintah kini mulai mewacanakan pengenaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) bagi kendaraan ramah lingkungan tersebut.
Baca Juga: Pajak Mobil Listrik Tak Lagi Gratis Per April 2026, Cek Simulasi PKB Terbaru
Kebijakan ini merujuk pada Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 11 Tahun 2026 tentang Dasar Pengenaan PKB, BBNKB, dan Pajak Alat Berat yang berlaku secara nasional. Kepala Bapenda Provinsi Bali, I Dewa Tagel Wirasa, menegaskan bahwa aturan ini wajib diikuti oleh seluruh lapisan masyarakat.
Kendati demikian, Pemprov Bali tengah menggodok skema insentif agar minat masyarakat terhadap kendaraan listrik tidak kendor.
Menanggapi hal tersebut, Regional Sales Manager Wuling Motors, Rheza Adidarma, menyatakan pihaknya masih menunggu kepastian regulasi dari pemerintah. Namun, ia memastikan Wuling akan tetap patuh pada aturan yang sah secara nasional.
“Hingga saat ini, wacana tersebut belum memberikan efek negatif bagi penjualan. Semuanya masih berjalan normal,” ungkap Rheza di sela peluncuran unit SUV 7-seater terbaru, Wuling Eksion, di Denpasar, Kamis (30/4/2026).
Menariknya, Rheza mengungkap fakta unik di lapangan. Di tengah wacana pajak, ketertarikan masyarakat terhadap mobil listrik justru melonjak drastis akibat faktor geopolitik. Penutupan Selat Hormuz imbas perang di Timur Tengah memicu kekhawatiran kenaikan harga BBM, sehingga banyak konsumen mulai beralih mencari alternatif energi yang lebih efisien.
“Pencarian di website maupun kunjungan ke dealer meningkat tajam sejak awal konflik tersebut. Masyarakat mulai membandingkan efisiensi biaya energi listrik dengan harga minyak yang fluktuatif,” tambahnya.
Optimisme ini juga didukung oleh data Dinas Perhubungan Provinsi Bali yang menunjukkan tren positif. Hingga April 2026, tercatat ada 14.301 unit kendaraan listrik yang mengaspal di Pulau Dewata, terdiri dari 9.790 sepeda motor dan 4.511 mobil listrik.[*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali