Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Adu Spesifikasi Wuling Eksion vs BYD Sealion 7, Pilih SUV Keluarga atau Performa Mewah?

Dhian Harnia Patrawati • Senin, 25 Mei 2026 | 11:52 WIB

 

Wuling Eksion (kiri) dan BYD Sealion 7.
Wuling Eksion (kiri) dan BYD Sealion 7.

 

RADAR BALI - Pasar kendaraan ramah lingkungan di Indonesia semakin memanas dengan kehadiran dua SUV modern yang mengusung teknologi mutakhir:

Wuling Eksion dan BYD Sealion 7. Keduanya menawarkan pendekatan berbeda, Wuling dengan fleksibilitas kabin 7-seater dan opsi dual-engine (EV & PHEV), sementara BYD tampil agresif dengan performa buas dan kenyamanan premium khas ekosistem listrik murninya.

Berikut adalah ulasan mendalam mengenai spesifikasi lengkap dan perbandingan harga kedua mobil tersebut untuk pasar Indonesia yang disajikan dalam bentuk narasi.

Wuling Eksion: SUV 7-Seater Fleksibel untuk Keluarga

Wuling Eksion hadir dengan konsep Exploring Family Journeys, menjadikannya SUV medium 7-seater pertama di Indonesia yang menawarkan dua opsi jantung mekanis sekaligus, yaitu Electric Vehicle (EV) murni dan Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Kehadiran dua opsi ini dimungkinkan karena Eksion dibangun di atas platform terbaru mereka yang bernama Wonder Flexible Modular Platform (WFMS).

Secara dimensi, mobil ini memiliki proporsi yang pas untuk sebuah SUV keluarga dengan panjang 4.745 mm, lebar 1.850 mm, dan tinggi 1.755 mm.

Bagi konsumen yang memilih varian EV atau listrik murni, Wuling membenamkan motor listrik bertenaga 150 kW dengan torsi mencapai 310 Nm.

Motor listrik ini disuplai oleh baterai berkapasitas 69,2 kWh yang mampu membawa mobil menjelajah hingga jarak 530 km berdasarkan standar CLTC.

Pengisian dayanya pun sudah praktis karena mendukung DC fast charging dengan port berjenis CCS2. Sementara itu, bagi yang masih membutuhkan fleksibilitas perjalanan jauh tanpa khawatir kehabisan daya, varian PHEV bisa menjadi jawaban.

Varian ini mengombinasikan mesin bensin 1.500 cc dedicated hybrid engine bertenaga 105 hp dan torsi 130 Nm dengan baterai 20,5 kWh serta transmisi Dedicated Hybrid Transmission (DHT).

Saat bergerak dengan mode listrik murni, varian PHEV dapat menempuh jarak 125 km, namun ketika bensin dan listriknya bekerja bersamaan, total jarak tempuh kombinasi diklaim mampu menembus hingga lebih dari 1.000 km.

Kenyamanan di dalam kabin Wuling Eksion dirancang sangat ramah keluarga melalui konfigurasi tiga baris kursi. Pengemudi dan penumpang depan akan dimanjakan oleh layar kontrol utama berukuran 12,8 inci yang berpadu dengan panel instrumen TFT 8,8 inci.

Nuansa mewah dan nyaman semakin terasa berkat hadirnya panoramic sunroof, kaca ganda kedap suara (soundproof double glass), serta fitur ventilated & electric seat di baris depan.

Tidak ketinggalan, tersedia juga wireless charging 50W untuk mengisi daya ponsel, serta semburan AC dengan filter PM2.5 yang menjangkau hingga baris ketiga.

Untuk menjamin keselamatan seluruh anggota keluarga, varian tertinggi dari Wuling Eksion sudah dikawal oleh paket ADAS (Advanced Driver Assistance Systems) yang lengkap.

BYD Sealion 7: SUV Listrik Premium Performa Buas

Berbeda pendekatan dengan Eksion, BYD Sealion 7 murni merupakan sebuah SUV listrik (Battery Electric Vehicle) berkapasitas 5 penumpang yang kental dengan aura sporty dan mewah.

Desain eksteriornya mengadopsi bahasa desain Ocean Aesthetics dengan siluet coupe-SUV yang sangat aerodinamis. Mobil ini memiliki dimensi sedikit lebih besar dengan panjang 4.830 mm, lebar 1.925 mm, serta tinggi 1.620 mm.

Sealion memiliki jarak sumbu roda yang sangat lapang di angka 2.930 mm sehingga memberikan ruang kaki yang luar biasa luas di baris kedua.

Semua varian BYD Sealion 7 dibekali dengan baterai andalan mereka, yaitu BYD Blade Battery (LFP) berkapasitas 82,56 kWh yang didukung oleh arsitektur kelistrikan canggih 8-in-1 powertrain.

BYD menawarkan mobil ini dalam dua varian performa yang berbeda. Varian pertama adalah Premium yang menggunakan penggerak roda belakang atau Rear-Wheel Drive (RWD).

Varian ini mengandalkan motor tunggal berdaya 230 kW atau setara 267 hp dengan torsi 380 Nm, yang mampu melesat dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 6,7 detik serta memiliki jarak tempuh hingga 567 km menurut standar NEDC.

Jika performa tersebut dirasa belum cukup, varian Performance hadir dengan sistem penggerak semua roda atau All-Wheel Drive (AWD) menggunakan dua motor listrik (twin-motor).

Gabungan kedua motor ini memuntahkan tenaga total 390 kW dengan torsi badak sebesar 690 Nm. Akselerasinya luar biasa instan, hanya butuh waktu 4,5 detik untuk melesat dari 0 hingga 100 km/jam, dengan jarak tempuh yang sedikit terkoreksi di angka 542 km (NEDC).

Masuk ke dalam kabinnya, Sealion 7 menyajikan atmosfer kemewahan premium. Joknya dibalut bahan kulit dengan motif jahitan menyerupai ombak, berpadu manis dengan atap kaca panoramik yang dilengkapi tirai elektrik.

Pengemudi juga disuguhkan fitur pengisi daya nirkabel 50W yang sudah dilengkapi ventilasi pendingin agar ponsel tidak cepat panas. Pengalaman berkendara semakin eksklusif berkat sistem audio mewah dari Dynaudio yang tersinkronisasi secara estetis dengan 128 warna ambient light.

Khusus untuk varian Performance, penampilannya dipertegas oleh penggunaan velg berukuran 20 inci dengan kaliper rem berwarna merah. Sektor kaki-kakinya pun didukung oleh suspensi canggih Double Wishbone di bagian depan dan Multi-link di belakang, yang disempurnakan dengan teknologi redaman Frequency Selective Damping (FSD) untuk stabilitas tingkat tinggi.

Perbandingan Harga dan Peta Persaingan

Beralih ke sektor harga On The Road (OTR) untuk wilayah Jakarta, kedua produsen ini menempatkan produk mereka pada segmen pasar yang berbeda secara signifikan, sehingga konsumen dapat memilih sesuai dengan anggaran dan kebutuhan masing-masing.

Wuling menetapkan strategi harga yang sangat kompetitif untuk Eksion, membuatnya menjadi pilihan SUV medium yang sangat menarik di bawah angka Rp 500 juta. Varian termurahnya, yaitu Eksion EV CE yang bertenaga listrik murni, dipasarkan dengan harga Rp 389.000.000.

Di atasnya, terdapat varian Eksion EV EX yang ditawarkan dengan harga Rp 459.000.000. Sementara itu untuk varian dengan teknologi hybrid, Wuling membanderol Eksion PHEV CE di angka Rp 449.000.000, dan menempatkan Eksion PHEV EX sebagai varian tertinggi sekaligus terlengkap dengan harga resmi Rp 499.000.000.

Di sisi lain, BYD memosisikan Sealion 7 untuk menyasar segmen kelas atas atau premium, sehingga label harganya berada di rentang Rp 600 hingga Rp 700 jutaan.

Untuk konsumen yang menginginkan kenyamanan berkendara harian dengan jarak tempuh maksimal, varian Sealion 7 Premium (RWD) dapat dipinang dengan harga Rp 629.000.000.

Sedangkan bagi para pencinta kecepatan dan teknologi penggerak semua roda, varian tertinggi yaitu Sealion 7 Performance (AWD) dijual dengan harga Rp 719.000.000.

Secara keseluruhan, jika fokus utama Anda adalah mencari mobil keluarga berkapasitas 7 penumpang yang akomodatif, fungsional, serta memiliki fleksibilitas mesin hybrid jarak jauh dengan budget di bawah Rp 500 juta, maka Wuling Eksion adalah opsi yang paling rasional.

Namun, bagi Anda yang mengutamakan kemewahan interior, ruang baris kedua yang lapang, serta menginginkan sensasi performa kecepatan instan kelas sports car berselisih harga Rp 600-700 jutaan, BYD Sealion 7 menjadi penantang tangguh di kelas SUV listrik murni yang sangat sulit untuk diabaikan.***

Editor : Ibnu Yunianto
#Wuling Eksion #BYD Sealion 7 #Spesifikasi Wuling Eksion #Harga BYD Sealion 7 #SUV Listrik Indonesia