DENPASAR, RadarBali.id – Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Bali bersiap menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) pada 19 September 2026 mendatang di NEXX Cafe Denpasar.
Agenda ini menjadi momentum krusial bagi keberlanjutan kepengurusan IMI Bali untuk memilih ketua baru guna menggantikan posisi Gusti Ngurah Anom alias Ajik Krisna.
Baca Juga: Ogah Nyalon Lagi, Ajik Krisna Pilih Netral di Musda IMI Bali dan Siapkan Lahan Sirkuit
Menariknya, nama influencer kondang Bali, Kadek Puja Astawa atau yang akrab disapa Hai Puja, mencuat sebagai calon kuat. Ditemui di NEXX Cafe Denpasar, Jumat (28/8/2026), Hai Puja tak menampik rumor tersebut. Ia mengaku telah mengantongi dukungan resmi dari sejumlah klub otomotif.
”Sudah ada beberapa yang memberi dukungan. Astungkara optimis,” ujar pria yang sudah sekitar empat tahun menjadi anggota IMI Bali ini.
Jika dipercaya memimpin, Hai Puja berkomitmen menggenjot prestasi olahraga otomotif Pulau Dewata. Menurutnya, IMI bukan sekadar wadah hobi, melainkan organisasi prestasi yang membutuhkan dorongan ekstra.
”Ruang aktivitas untuk memajukan dunia otomotif di bidang prestasi ini perlu tenaga ekstra. Tentu menjadi ketua itu bagaimana kita bisa merangkul orang-orang hebat, menciptakan atlet luar biasa dari Bali, serta menjaga kebersamaan agar teman-teman otomotif tetap guyub,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Musprov IMI Bali, I Made Arka membeberkan kriteria mutlak pemegang hak suara. Setiap klub terdaftar wajib memiliki Tanda Klub Terdaftar (TKT) aktif dan mengantongi minimal 15 Kartu Tanda Anggota (KTA).
Sejak pendaftaran dibuka pada (22/8/2026), empat orang tercatat telah mengambil formulir pendaftaran bakal calon Ketua IMI Bali periode 2026–2030. Namun hingga Jumat (28/8/2026), belum ada berkas yang dikembalikan.
Terkait menguatnya nama Puja Astawa, Arka merespons positif. ”Semoga sih bisa aklamasi ya, agar di internal otomotif tidak timbul gesekan yang merugikan,” pungkasnya. [*]
Editor : Hari PuspitaSumber : Radar Bali