Peningkatan kunjungan wisata mencapai ribuan orang setiap harinya. Dari data yang disampaikan pihak manajemen DTW Tanah, kunjungan tembus sehari 3.000-3.500 orang untuk tahun 2022 ini.
Sedangkan tahun 2021 lalu hanya mencapai 1.200-1.500 orang saja per hari, karena masih dalam kondisi marak pagebluk Corona. Sementara tahun 2020 lebih sepi lagi. Hanya di kisaran ratusan orang setiap hari. Sekitar 200-400 orang.
Asisten Manager DTW Tanah Putu Toni Wirawan mengaku mengalami signifikan peningkatan kunjungan wisata di DTW Tanah Lot yang tembus ribuan orang per harinya.
Peningkatan ini pula diikuti dengan mulai beroperasinya sejumlah ruko, toko dan UMKM yang menjual oleh-oleh khas Bali di DTW Tanah Lot.
“Bukan domestik yang dominan berkunjung ke DTW Tanah Lot, tetapi lebih banyak tamu mancanegara. Khususnya Asia, seperti Vietnam, Thailand, India, Malaysia dan Filipina. Bahkan ada eropa yakni Francis dan Holland,” ungkap Toni, Selasa (6/12).
Jumlah kunjungan wisata DTW Tanah yang mulai membaik ini sejak pembatasan PPKM tidak diberlakukan. Kemudian dibukanya jalur penerbangan internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
“Ditambah lagi event G20 sehingga, ini memicu pergerakan wisatawan yang berkunjung ke Bali dan ke DTW Tanah Lot,” ujarnya.
Toni menambahkan pihaknya juga memprediksi liburan natal dan tahun bakal terjadi peningkatan jumlah kunjungan di DTW mencapai 40-50 persen setiap harinya. Pasalnya sejumlah agen travel telah melakukan bookingan tiket ke DTW Tanah Lot. Terutama rombongan asal Jawa.
“Liburan tahun ini puncak high session, jadi bakal peningkatan kunjungan terjadi,” pungkasnya. (juliadi/radar bali)
Editor : Hari Puspita