Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Serunya Para Housekeeper Hotel Beradu Keahlian Merapikan Tempat Tidur:Tak Sekadar Cepat, Rapi pun Wajib

Hari Puspita • Senin, 1 Mei 2023 | 18:03 WIB
UNJUK KEBOLEHAN PELAYANAN : Aksi para housekeeper membersihkan kamar tidur. (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
UNJUK KEBOLEHAN PELAYANAN : Aksi para housekeeper membersihkan kamar tidur. (Foto: Adrian Suwanto/Radar Bali)
Badan Pengurus Daerah  Indonesia Housekeeper Association (BPD IHKA) Bali  menunjukkan keahlian menata tempat tidur.   Ajang tersebut bernama  Making Bed & Towel Art Competition. Kompetisi mengasah kemampuan di bidang housekeeping yang ada di industri perhotelan.

MESKIPUN terkesan sederhana, tapi seru. Keseruan lomba dalam menata bed yang tepat, rapi, baik dan benar tersebut  berlangsung ketat dinilai para dewan juri  di Mediterrania Bali, Jalan Hayam Wuruk, Denpasar, Sabtu (29/4/2023)

Ketua  BPD IKHA Bali I Gede Cahaya Adiputra mengungkapkan, kompetisi kali ini  diikuti  96 peserta. Ini terdiri dari  66 hotel se- Bali, 12 LBK atau kampus dan 18 SMK.

Selain itu, ajang ini didukung  juga para  vendor, yang berjumlah 34 vendor di bidang housekeeper, mereka juga  membuka boat di Medeterrania Bali.

“Tahun  sebelumnya tertunda karena dampak pandemi. Jadi semangat kami tetap untuk mengelar kegiatan kompetisi ini dan mudah-mudah even ini bermanfaat bagi peserta maupun masyarakat umum,” kata Adiputra didampingi humas  IHKA Bali Nyoman Roma Pujawan.

Adiputra mengatakan, latar belakang digelarnya making bed ini adalah untuk mengasah skill para peserta, dimana seorang housekeeping harus bisa making bed dengan prosedur yang benar. Jadi langkah-langkahnya harus tahu, diantaranya menata bufet.

Dijelaskan  kriteria yang diterapkan dalam kompestisi meliputi tiga kategori, masing -masing untuk  hotel,  Kampus dan SMK. “ Bagi yang juara rencannya para  pemenang akan kami ajukan ke pusat BPP IHK, nantinya akan beradu di tingkat nasional, dan apabila kompetisi nasional digelar di Bali,  kami pun siap menjadi tuan rumah,” ungkapnya.

Dewan Penasehat IHKA Bali I Nyoman Sugiartha berharap melalui kegiatan dan program IHKA Bali, senantiasa berkomitmen menjaga kebersamaan.

“ Hadirnya organisasi profesi ini senantiasa bermanfaat bagi orang lain maupun vendor, apabila sebuah organisasi memberi manfaat tentu akan memudahkan segalanya. "Mudah-mudahan ke depan kegiatan-kegiatan seperti ini bisa terus dilanjutkan baik secara nasional maupun internasional,” tandas Sugiartha.

Pihaknya menambahkan, melalui ajang kompetisi making bed ini, sejatinya upaya memaknai  pola kebangkitan perhotelan di Bali, terutama di housekeeping. Ia menyebut,  upaya mencetak pekerja housekeeper andal harus menjadi target utama, karena 70 persen pendapatan hotel dari room division.

“Karena   kami tahu total 70 persen revenue atau pendapatan  hotel adalah datang dari room division,jadi melalui program -program ini, merupakan tonggak kebangkitan  terutama mencetak generasi penerus yang kompetitif. Berharap pariwisata tetap eksis terus tidak lagi pandemi,” pungkasnya.[ni kadek novi febriani/radar bali]

  Editor : Hari Puspita
#aksi housekeeper #pariwisata #BPD IHKA #housekeeper