Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Unik, Arak-arakan Ngaben Masal di Pesisir Nusa Penida Pantai Jadi Daya Tarik Wisata

M.Ridwan • Kamis, 18 Mei 2023 | 14:07 WIB
UNIK: Ratusan warga mengarak bade dan petulangan ke pesisir pantai Pantai Batumulapan dan Kutapang, Rabu (17/5). Foto: Radar Bali Photo
UNIK: Ratusan warga mengarak bade dan petulangan ke pesisir pantai Pantai Batumulapan dan Kutapang, Rabu (17/5). Foto: Radar Bali Photo
SEMARAPURA,radarbali.id- Upacara ngaben masal di Desa Adat Kutapang, Desa Batununggul, Kecamatan Nusa Penida terbilang unik. Ratusan warga mengarak bade dan petulangan ke pesisir pantai Pantai Batumulapan dan Kutapang, Rabu (17/5).

Ketua Panitia Ngaben Masal di Desa Adat Kutapang, I Wayan Pageh mengungkapkan, ngaben masal yang telah dipersiapkan sejak setahun lalu itu diikuti 50 sawa. “Kami mempersiapkan upacara ini dengan matang baik perencanaan hingga pembiayaan. Upacara ini tidak sebatas ngaben, namun sampai upacara nuntun,” terangnya.

Sementara Bendesa Adat Kutapang I Made Sinta menuturkan, upacara ngaben masal dengan mengarak bade ke pantai sudah menjadi tradisi. Secara jarak dari pantai menuju setra tidak begitu jauh, yakni hanya 300 meter. “Jika dirunut, ngarak bade di tepian pantai merupakan tradisi lawas. Hampir semua yang setra berada di tepian pantai melakukan tradisi yang sama, begitu juga di Desa Adat kami,” jelasnya.

Ngaben masal ini pun menarik perhatian warga sehingga pesisir pantai tidak hanya dipadati oleh warga yang mengikuti ritual ngaben tersebut, tetapi juga warga lainnya, wisatawan, bahkan fotografer yang sengaja datang untuk dapat mengabadikan momen tersebut. (ayu/rid)Nusa Editor : M.Ridwan
#ngaben masal #nusa penida #daya tarik wisata #upacara ngaben #arak-arakan ngaben