AMLAPURA, radarbali.id - Sepasang bule melakukan ciuman mesra saat berfoto di candi bentar Pura Lempuyang, Desa Tribuana, Desa Adat Purwayu, Kecamatan Abang. Sontak adegan yang terekam dalam video itupun menuai berbagai komentar dari pengguna media sosial.
Dalam video tersebut, adegan sepasang bule pria dan wanita itu awalnya berfoto dengan foto sewajarnya. Selanjutnya, sang laki-laki berlutut seperti sedang melamar dengan memberikan cincin.
Hingga akhirnya cincin tersebut diterima oleh pasangan perempuan, dengan perasaan suka cita, keduanya langsung melakukan aksi cuaman di gapura candi yang menjadi ikon spot foto wisatawan di Pura Lempuyang. Hingga saat ini, belum diketahui pasti kapan adegan tersebut dilakukan.
Ketua Pemandu wisatawan di Pura Lempuyang Jro Mangku Ketut Cara mengaku masih akan melakukan penelusuran untuk memastikan kapan adegan bule itu dilakukan. Namun, dia menegaskan. Secara aturan, adegan ciuman itu tidak diperbolehkan saat berada di Pura Lempuyang.
“Tidak hanya berciuman, adegan atau sikap kurang sopan di areal pura Lempuyang tidak boleh,” ujarnya dikonfirmasi Rabu (26/7).
Padahal kata dia, setiap wisatawan yang berkunjung ke Pura Lempuyang sudah diingatkan apa saja yang tidak boleh dilakukan selama berada disana. “Bahkan pemandu sudah memberikan informasi sejak berada di areal parkir Kemuda. Sampai di shuttle bus juga diingatkan lagi apa yang boleh dan tidak boleh,” tuturnya.
Terkait kejadian ini, pihaknya mengaku terjadi diluar pantauan sehingga pemandu tidak mengetahui aksi tersebut dan melakukan pencegahan. “Kami akan sikapi ini. Kami masih telusuri,” tukasnya.
Sementara itu, Ketua PHDI Kabupaten Karangasem Ni Nengah Rustini juga menyayangkan hal tersebut. Pihaknya berharap agar para pemandu yang berada di wisata kawasan suci harus lebih memperketat pengawasan terhadap sikap para pengunjung.
“Jangan sampai kecolongan. Jangan sampai berbuat porno dan nyeleneh di kawasan suci. Tugas kita harus menjaga kesucian tempat suci dan menjaga adat budaya Bali. Kami berharap kejadian serupa tidak terjadi lagi,” ucap Rustini.***
Editor : M.Ridwan