Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Indah, Lukisan Klasik Wayang Kamasan Hiasi Langit-langit Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Senin, 30 Oktober 2023 | 16:00 WIB
INDAH MEMIKAT: Lukisan klasik Wayang Kamasan Hiasi langit-langit Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura Klungkung.
INDAH MEMIKAT: Lukisan klasik Wayang Kamasan Hiasi langit-langit Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura Klungkung.

SEMARAPURA, radarbali.id - Pembangunan Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura telah mencapai 99 persen. Saat ini pihak rekanan tinggal merapikan ornamen-ornamen yang ada. Meski belum rampung, kemewahan telah terpancar dari pasar tersebut. Terutama dari lukisan klasik yang dipajang di langit-langit pasar.

Memasuki kawasan Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura ornamen lukisan klasik Wayang Kamasan akan tampak pada langit-langit lobi Blok B, langit-langit lantai dua Blok B dan langit-langit lantai dua Blok E.

Menurut Proyek Manajer Pasar Rakyat Tematik Wisata Semarapura, I Made Suarsana saat ditemui di pasar tersebut, Minggu (29/10) mengungkapkan, keberadaan lukisan klasik Wayang Kamasan pada langit-langit bangunan pasar sesuai permintaan Bupati Klungkung, I Nyoman Suwirta pada saat perencanaan perencana. “Lukisan ini dilukis oleh sekitar 10 seniman lukis di Desa Kamasan,” ungkapnya.

 Baca Juga: Desa Adat Kerobokan Kuta Utara Dihiasi Penjor dalam Ngerobok 'Colorful of Bali'

Untuk memenuhi langit-langit pasar tersebut dengan lukisan Wayang Kamasan, diungkapkannya total panjang lukisan sekitar 110 meter dengan lebar 120 sentimeter. Mengingat pengerjaannya dilakukan secara manual, butuh waktu sekitar empat bulan untuk menyelesaikan lukisan tersebut.

 “Pengerjaannya sesuai target. Tidak ada kendala dan selesai tepat waktu. Untuk biaya, sekitar Rp150 juta,” katanya.

Lebih lanjut diungkapkannya, lukisan itu mengambil kisah tentang Ramayana. Hanya saja poin yang diambil bukan tentang peperangannya, tetapi tentang perdagangan. “Permintaan Bupati untuk tidak memasukkan kisah-kisah peperangan. Jadi bercerita tentang perdagangan,” tandasnya. ***

Editor : M.Ridwan
#rampung #Lukisan Wayang #wayang kamasan #tematik #pasar rakyat #klungkung