MANGUPURA,radarbali.id - Pertumbuhan pariwisata di Bali kian menunjukkan peningkatan. Turis Australia yang selama ini memang menjadikan Bali sebagai rumah kediua, minatnya ke Bali kian bagus. Salah satunya wisman dari Australia yang menunjukkan potensi kunjungan ke Bali yang semakin positif.
Fakta ini ditunjukkan dengan bertambahnya rute internasional Denpasar (DPS)-Adelaide (ADL) dari maskapai Batik Air, begitupun sebaliknya. Kedatangan perdananya yakni dengan nomor penerbangan ID6012 dari ADL-DPS, kemarin (10/11).
Peberbangan dengan pesawat Boeing 737-800NG ini membawa lima penumbang business class dan 52 penumpang economy class.
Baca Juga: Kunjungan Wisata ke Goa Jepang, Kadispar Klungkung Ngaku Malu
General Manager Bandara I Gusti Ngurah Rai, Handy Heryudhitiawan ungkap saat ini sudah ada delapan kota di Australia yang sudah dilayani di Bali. Di antaranya Darwin, Perth, Brisbane, Melbourne, Sydney, Gold Coast, Cairns, dan termasuk Adelaide.
"Australia ini market terbesarnya di Denpasar, saat ini sudah ada delapan kota yang dilayani dari Bali. Lebih tinggi satu kota dibanding sebelum pandemi," tuturnya, kemarin (10/11).
Diakuinya market terkuat atau terbesar di Bali saat ini adalah Australia. Sehingga pihaknya terbuka untuk maskapai yang ingin terbang ke Australia, sepanjang regulasi terpenuhi dan maskapai setuju untuk terbang.
Baca Juga: Batik Air Buka Rute Australia – Perth – Bali, Wisman Australia Kian Menggeliat ke Bali
Terlebih dari lima besar loadfactor tertinggi di Bandara Ngurah Rai, tiga di antaranya adalah kota terbesar di Australia, yakni Melbourne, Sydney, dan Brisbane yang menunjukkan di atas 90 persen.
"Jadi permintaannya lumayan banyak. Makanya kami sangat senang Batik Air terbang ke Bali ini membuka market lama dulu. Artinya pasar pariwisata Bali sudah tumbuh, khususnya Australia sangat menjanjikan," paparnya.
Plt. Director Operation Batik Air, Bendri Mardas turut menyampaikan bahwa penerbangan ID6012 dengan rute ADL-DPS tersebut merupakan penerbangan lanjutan dari penerbangan ID6013 dengan satu penumpang business class dan 58 penumpang economy class.
Baca Juga: Wisman Australia, Korea, Irlandia, Swiss Dukung Kebijakan Gubernur Bali
"Adelaide adalah kota keempat penerbangan Batik Air setelah Perth, Sydney, dan Melbourne. Kami melihat arahnya seperti itu (memiliki potensi besar, red), memberikan akses juga untuk penerbangan lanjutan Batik Air," kata Bendri.
Ke depan, pihaknya berencana membuka kembali rute penerbangan baru. Di bulan Maret mendatang, Batik Air berencana membuka rute menuju ke Canberra. Di samping itu juga membuka rute lanjutan Sydney menuju Oakland dari Denpasar.***