Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Rating Air Terjun Sekumpul Anjlok, Banyak Wisatawan Mengeluh Ditipu

Eka Prasetya • Rabu, 22 November 2023 | 22:20 WIB
IKON PARIWISATA: Wisatawan saat berkunjung ke Air Terjun Sekumpul.(foto:dinas pariwisata buleleng)
IKON PARIWISATA: Wisatawan saat berkunjung ke Air Terjun Sekumpul.(foto:dinas pariwisata buleleng)

Mencuatnya praktik konter tiket ilegal menuju Air Terjun Sekumpul, berlarut-larut. Kondisi itu berdampak langsung terhadap citra pariwisata menuju destinasi wisata tersebut.

PERINGKAT Air Terjun Sekumpul di review pencarian google, merosot drastis. Sepekan lalu, peringkat objek wisata tersebut menyentuh angka 4,7. Namun sejak praktik konter ilegal mencuat, peringkatnya turun menjadi 4,0. Bahkan rating objek wisata tersebut sempat menyentuh angka 3,9.

Sejumlah wisatawan hanya memberikan satu bintang. Salah satu yang mengeluh adalah pengguna internet dengan nama akun Kait Ann. Dia menulis sebuah review sekitar sepekan lalu.

Wisatawan itu mengeluhkan sikap masyarakat lokal yang tidak mengizinkan mereka melintas bila tidak membayar Rp 600 ribu. Dia pun memutuskan membatalkan kunjungan dan memilih menuju Amed. Padahal tarif resmi hanya Rp 20 ribu saja.

Kepala Dinas Pariwisata Buleleng, Gede Dody Sukma Oktiva Askara mengatakan, pihaknya telah mencermati hal tersebut. Ia mengaku akan melakukan pembenahan secara menyeluruh di objek wisata tersebut.

“Kami benahi dulu tata kelola di destinasi Air Terjun Sekumpul dan Fiji. Kami sudah mencermati semua keluhan yang masuk,” kata Dody.

Rencananya Dispar akan mengundan konten kreator untuk mengeksplorasi keindahan Air Terjun Sekumpul dan Fiji. Sehingga citra destinasi tersebut bisa kembali pulih. “Memang tidak mudah memulihkan ini, perlu waktu. Harus ada gerakan bersama,” ujarnya.

Menurut Dody, pemerintah akan berupaya melakukan promosi. Namun di sisi lain, masyarakat dan pengelola objek wisata setempat juga harus menjaga citra destinasi. Warga diharapkan tidak melakukan praktik-praktik yang dapat menyebabkan pengunjung merasa ditipu.

“Kami akan lakukan pembinaan dalam minggu ini. Sehingga pengelolaan benar-benar profesional. Kalau review-nya bagus, kan yang merasakan dampaknya masyarakat sekitar juga,” demikian Dody. (editor: eka prasetya)

 

Editor : Hari Puspita
#pariwisata #buleleng