Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tebing Retak di Pura Batu Bolong Tanah Lot , Tabanan, Belum Tertangani, Ternyata Ini Penyebabnya

Juliadi Radar Bali • Jumat, 1 Desember 2023 | 01:05 WIB
BELUM DIPERBAIKI : Kondisi tebing yang retak di Pura Batu Bolong DTW Tanah Lot, Kediri Tabanan. (foto: juliadi/radar bali)
BELUM DIPERBAIKI : Kondisi tebing yang retak di Pura Batu Bolong DTW Tanah Lot, Kediri Tabanan. (foto: juliadi/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Sampai dengan saat ini kondisi tebing yang retak berada di Pura Batu Bolong masuk area Pura Luhur Tanah Lot di kawasan DTW Tanah Lot, Kediri Tabanan belum dilakukan perbaikan.

Pihak pengelola DTW Tanah Lot masih menunggu kelanjutan dari Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida usai dilakukan pengecekan. 

Humas DTW Tanah Lot I Putu Erawan mengatakan pasca turunya tim Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali Penida juga tim balai teknik Pantai Kementerian PUPR pusat didampingi Dinas PUPR Tabanan melakukan pengecekan pada bulan September lalu.

 Dengan melihat kondisi keretakan tebing di Pura Batu Bolong secara langsung. Sampai sejauh ini belum ada tindak lanjut lagi. 

"Kami sekarang ini masih menunggu soal kelanjutannya. Belum ada tanda-tanda kapan akan dilakukan perbaikan,” ungkap Erawan Rabu (29/11/2023).

Keretakan tebing di Pura Batu Bolong sejauh ini belum meluas masih sepanjang 20 meter di 10 titik. “Masih tetap kok keretakannya, itu dari hasil pantauan petugas kami di lapangan setiap harinya,” ujarnya.

Di tengah kondisi tebing yang retak, pihaknya di pengelola DTW Tanah Lot telah memasang rambu larangan bagi pengunjung wisatawan atau pemedek untuk menuju lokasi Pura Batu Bolong.

Sampai saat ini di area tebing Pura Batu Bolong yang retak memang masih ditutup untuk wisatawan. Ini juga sejalan menindaklanjuti instruksi Gubernur Bali sebelumnya yang melarang para wisatawan masuk ke kawasan yang dianggap suci.

“Pasang rambu larangan sudah, hanya pemangku saja yang diperboleh masuk. Dan itu khusus untuk sembahyang saja. Bukan bagi wisatawan atau pemedek,” ucapnya.

Sementara itu Manager DTW Tanah Lot I Wayan Sudiana berharap kondisi tebing di Pura Batu Bolong yang retak agar segera dapat ditangani. Keretakan tebing bisa sewaktu-waktu dapat meluas, apalagi di tengah musim hujan saat ini.

“Kami di pengelola berharap segera dilakukan perbaikan. Memang sih butuh kajian mendalam. Tetapi karena ada pura di atas tebing, ya mudah-mudahan segera dapat ditangani,” pungkasnya. [*]

 

 

Editor : Hari Puspita
#tabanan #tanah lot