DENPASAR,radarbali.id - Bali kembali jadi favorit wisatawan mancanegara. Jumlah wisman ke Bali sudah mencapai 5,2 juta. Jumlah kunjungan tahun ini meningkat dibandingkan 2022 hanya sebanyak 2.155.747. Wisatawan mancanegara (wisman) Australia berada dalam urutan pertama berkunjung ke Bali. Tentunya melebihi ekspektasi Pemerintah Provinsi Bali.
Dalam pertemuan Penjabat (Pj) Gubernur Bali, S.M.Mahendra Jaya dengan Konsul Jenderal Australia H.E. Jo Stevens di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Rabu (27/12), Mahendra Jaya berharap jalinan persahabatan yang terjalin antara Australia dan Bali serta kerjasama dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan ke berbagai sektor lainnya.
Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga menyampaikan sangat berterima kasih warga negara Australia menjadikan Bali sebagai destinasi wisata favoritnya.
Menanggapi hal tersebut H.E. Jo Stevens menyambut baik pemberlakuan pungutan terhadap wisatawan asing yang berwisata ke Bali terlebih tujuan pungutannya untuk penanganan sampah dan pelestarian budaya Bali.
Editor : M.Ridwan Berdasar data Dinas Pariwisata Provinsi Bali, lima negara yang paling banyak datang ke Bali, yakni Australia sebanyak 1,201,652 orang; India sebanyak 394,428 orang; Tiongkok sebesar 253,255 orang; Inggris berjumlah 236,250 orang; dan Amerika sebanyak 229,606 orang.
Baca Juga: SAH! Bryan Dihukum 7,5 Tahun Penjara Setelah Bunuh Teman Wanitanya di Pantai Double Six Lantana ini
Pj. Gubernur Mahendra Jaya juga menyampaikan sangat berterima kasih warga negara Australia menjadikan Bali sebagai destinasi wisata favoritnya.
"Kedepan pihaknya berharap jumlah kunjungan wisman Australia ke Bali akan terus meningkat seiring dengan meningkatnya hubungan kerjasama antar Bali dan Australia," jelasnya.
Mahendra Jaya juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Bali per tanggal 14 Februari 2024 akan diberlakukan pungutan bagi wisatawan asing yang berwisata ke Bali, dimana dana dari pungutan wisatawan tersebut akan digunakan untuk penanganan sampah serta pelestarian budaya Bali.
Mahendra Jaya juga menyampaikan Pemerintah Provinsi Bali per tanggal 14 Februari 2024 akan diberlakukan pungutan bagi wisatawan asing yang berwisata ke Bali, dimana dana dari pungutan wisatawan tersebut akan digunakan untuk penanganan sampah serta pelestarian budaya Bali.
Baca Juga: Wisatawan Domestik Jelang Libur Tahun Baru Meningkat, ASDP Siapkan Kapal Cadangan
“Kami berharap Konjen Australia dapat membantu kami dalam melakukan sosialisasi ke warga negara Australia terkait pemberlakuan pungutan ini, prosedur serta sistemnya sudah kami siapkan dan mohon kiranya kami dibantu agar warga negara Australia yang akan berwisata ke Bali memahami pemberlakuan pungutan tersebut,” imbuhnya.
“Kami berharap Konjen Australia dapat membantu kami dalam melakukan sosialisasi ke warga negara Australia terkait pemberlakuan pungutan ini, prosedur serta sistemnya sudah kami siapkan dan mohon kiranya kami dibantu agar warga negara Australia yang akan berwisata ke Bali memahami pemberlakuan pungutan tersebut,” imbuhnya.
Menanggapi hal tersebut H.E. Jo Stevens menyambut baik pemberlakuan pungutan terhadap wisatawan asing yang berwisata ke Bali terlebih tujuan pungutannya untuk penanganan sampah dan pelestarian budaya Bali.
Untuk itu, pihaknya akan segera lakukan sosialisasi kepada warga negaranya yang akan berlibur ke Bali dan menyampaikan terkait prosedur serta tujuan dari pemberlakuan pungutan tersebut.
Baca Juga: Cek Fakta! Autopilot Yayasan Dhyana Pura, Ribuan Mahasiswa Undhira Terancam Rugi, Ricky: Mereka Tak Miliki Legal Standing
H.E. Jo Stevens juga mengungkapkan Australia dan Bali mempunyai hubungan yang sangat baik, dan kunjungan warga negara kami ke Bali juga terus meningkat setiap tahunnya.
H.E. Jo Stevens juga mengungkapkan Australia dan Bali mempunyai hubungan yang sangat baik, dan kunjungan warga negara kami ke Bali juga terus meningkat setiap tahunnya.
“Bali itu sudah seperti “Rumah Kedua” bagi warga negara kami, kami sangat berterima kasih atas semua ke ramah tamahan masyarakat Bali sehingga warga kami merasa aman dan nyaman berwisata di Bali. Kedepannya kami berharap kerjasama serta persahabatan kita akan semakin erat,” tuturnya.***