TABANAN, radarbali.jawapos.com - Subak Spirit Festival yang dibuka oleh Wakil Menteri Kebudayaan RI Giring Ganesha ternyata menyuguhkan berbagai kegiatan yang memperkenalkan nilai budaya dan alam Bali.
Termasuk pelatihan, lomba, pameran budaya, serta pertunjukan seni tradisional seperti Joged Bumbung dan Mepantigan.
Para musisi lokal seperti Joni Agung & Double T, Robi Navicula, Ayu Laksmi, dan Emoni akan tampil untuk menyemarakkan acara ini, menambah suasana yang meriah namun tetap sarat makna.
Festival ini juga menawarkan kegiatan unik seperti road bike, nobar film, lomba menangkap belut, serta workshop Sunari dan Lelakut (orang-orangan) yang menggali lebih dalam kearifan lokal Bali dan filosofi hidup yang diwariskan dari sawah.
Yang tidak kalah menariknya saat Subak Spirit Festival digelar mempertunjukkan seni tradisional Mepantingan di lahan sawah pertanian yang terisi air.
Seni tradisional dimainkan oleh sekelompok orang berkostum daun pisang kering (klaras) ala tarian baris memedi khas Desa Jatiluwih. Sekelompok seniman ini menari-nari dan bermain di lahan sawah. Dengan mereka saling banting (mepatingan).
Adanya seni pertunjukkan ini sontak menjadi tontonan dan suguhan bagi wisatawan yang datang ke DTW Jatiluwih.
Tidak hanya itu, Subak Spirit Festival juga menampilkan ekosistem hilir Subak yang telah ditata sebagai destinasi wisata berkelanjutan, dengan manfaat ekonomi yang langsung mendukung pemeliharaan Subak di hulu.
Inisiatif ini menggarisbawahi peran penting sawah sebagai penjaga ekosistem air dan sebagai sumber kehidupan bagi masyarakat Bali.
Dalam festival ini, sawah tidak hanya dilihat dari sisi fungsinya, tetapi juga diperlakukan sebagai ruang seni ekologis di mana manusia dan alam terhubung dalam keseimbangan yang harmonis. (uli)
Editor : Rosihan Anwar