NUSA PENIDA, Radar Bali.id- Desa Lembongan, menjadi salah satu desa yang banyak dikunjungi wisatawan saat berkunjung ke Kecamatan Nusa Penida. Kondisi itu membuat tidak sedikit investor tertarik menanamkan modalnya di Lembongan.
Hal itu dibenarkan Perbekel Lembongan Ketut Gede Arjaya saat diwawancara belum lama ini. Kunjungan wisatawan ke Nusa Lembongan yang terus meningkat membuat para investor tertarik menanamkan modalnya. ”Pembangunan terkait akomodasi luar biasa,” ungkapnya.
Agar pembangunan yang cukup pesat itu tidak merusak, dia sebagai wakil dari masyarakat desa berupaya melakukan pengawasan dengan sangat ketat.
Di antaranya dengan rutin melakukan monitoring berkoordinasi dengan pihak terkait. ”Pengerukan tebing pernah terjadi, tetapi saya selaku perbekel langsung berhentikan dan langsung berkoordinasi dengan pihak terkait,” ungkapnya.
Besar harapannya pembangunan yang terjadi di Nusa Penida tidak berlebihan dan merusak alam. Sebab keindahan alam merupakan daya tarik dari pariwisata Nusa Penida.
”Seberkembang apapun wilayah, harapan saya jangan sampai mengubah alam, jangan sampai merusak bentang alam. Itu harapan saya,” tandasnya. [*]
Editor : Hari Puspita