radarbali.jawapos.com - Bali, sebagai salah satu destinasi wisata terpopuler di dunia, setiap harinya menyambut ribuan wisatawan asing.
Namun, banyak dari mereka yang kebingungan saat tiba di Pulau Dewata, terutama dalam mendapatkan SIM card lokal dan transportasi dari Bandara Ngurah Rai.
Sebagai warga lokal, kita bisa membantu mereka agar perjalanan mereka lebih nyaman dan terhindar dari kendala.
Kenapa SIM Card Lokal Penting bagi Wisatawan?
Bagi turis asing, SIM card lokal di Bali adalah solusi terbaik untuk tetap terhubung selama liburan.
Dengan SIM card lokal, mereka bisa mengakses internet untuk mencari rute di Google Maps, memesan transportasi online, atau sekadar menghubungi keluarga di negara asal.
Roaming internasional sering kali mahal, sementara WiFi publik tidak selalu tersedia. Oleh karena itu, cara beli SIM card di Bali untuk turis menjadi informasi penting yang perlu mereka ketahui.
Sayangnya, masih banyak turis yang bingung bagaimana cara membeli dan mendaftarkan SIM card di Indonesia.
Setiap wisatawan asing yang ingin menggunakan SIM card lokal wajib melakukan registrasi sesuai dengan aturan yang berlaku.
Aturan pemerintah mewajibkan setiap pengguna (Turis Asing) kartu SIM untuk melakukan registrasi dengan menggunakan paspor dan mendaftarkan IMEI perangkat mereka.
Jika IMEI tidak terdaftar, perangkat mereka tidak bisa menggunakan jaringan local atau sinyal provaider lokal.
Persyaratan Registrasi SIM Card untuk Wisatawan Asing
Sejak 2023, semua SIM card untuk turis wajib diregistrasi. Nah, ini dia yang perlu Anda bantu siapkan untuk tamu asing Anda:
1. Paspor Asli
Wajib dibawa untuk registrasi kartu SIM card baru. Pastikan paspor mereka masih berlaku ya!
2. IMEI Handphone
Ini penting banget! IMEI handphone tamu Anda harus didaftarkan agar perangkat mereka bisa menangkap sinyal lokal di Indonesia. Jika IMEI belum terdaftar, mereka bisa kena blokir dan nggak bisa pakai SIM card lokal. Tenang, proses registrasi IMEI biasanya bisa dilakukan bersamaan dengan registrasi SIM card.
3. Alamat Tempat Menginap
Sistem registrasi via Digipos (aplikasi registrasi resmi Telkomsel) akan menanyakan alamat atau area tempat wisatawan tinggal di Bali. Bisa pakai alamat hotel, villa, atau penginapan lainnya. Pastikan tamu Anda sudah punya info ini sebelum ke gerai provider.
Di mana Turis Bisa Membeli SIM Card di Bali?
Sebagai warga lokal, kita bisa memberikan informasi yang tepat kepada wisatawan tentang tempat-tempat terpercaya untuk membeli SIM card:
• Gerai Resmi Provider seperti Telkomsel, XL, atau Indosat yang tersebar di berbagai area wisata seperti Kuta, Seminyak, dan Ubud.
• Bandara Ngurah Rai, di mana terdapat beberapa konter penyedia SIM card yang bisa langsung melayani turis begitu mereka tiba.
• Minimarket seperti Indomaret atau Alfamart, meskipun untuk aktivasi dan registrasi tetap perlu dilakukan di gerai resmi.
• Pembelian Online, yang lebih praktis karena wisatawan bisa membeli sebelum tiba di Bali. Salah satu penyedia terpercaya adalah Hey Bali, yang menawarkan Bali SIM card dan eSIM yang bisa langsung digunakan begitu wisatawan tiba.
Transportasi dari Bandara: Hindari Jebakan Tarif Mahal
Selain SIM card, masalah lain yang sering dihadapi turis adalah mencari transportasi dari bandara ke hotel. Banyak wisatawan yang tidak tahu mana transportasi yang aman dan berharga wajar. Kita bisa membantu mereka dengan memberikan beberapa rekomendasi:
• Taksi Resmi Bandara: Tersedia dengan tarif tetap, namun antreannya bisa cukup panjang di jam sibuk.
• Taksi Bluebird: Bisa dipesan melalui aplikasi dan dikenal sebagai layanan taksi dengan tarif transparan.
• Ojek dan Mobil Online (Gojek/Grab): Layanan ini lebih hemat dan nyaman untuk wisatawan yang bepergian sendiri atau berdua.
• Layanan Airport Transfer Online: Wisatawan bisa memesan layanan ini sebelum tiba, sehingga mereka tidak perlu repot mencari kendaraan saat tiba di Bali.
Salah satu opsi terbaik selain Traveloka dan Booking adalah Hey Bali Airport Transfer, yang tidak hanya menawarkan transportasi nyaman tetapi juga memberikan Sewa Gratis WiFi portable selama 30 hari, jika memesan layanan airport transfer, sehingga wisatawan tidak perlu lagi khawatir soal konektivitas.
Tips Agar Wisatawan Tidak Tertipu
Sebagai warga Bali yang peduli terhadap kenyamanan tamu asing, kita bisa mengingatkan mereka untuk:
• Hanya membeli SIM card di tempat resmi agar terhindar dari kartu yang tidak bisa diregistrasi.
• Menghindari calo di bandara yang menawarkan transportasi dengan harga tinggi.
• Selalu mengecek tarif sebelum naik kendaraan, baik itu taksi atau transportasi online.
• Membaca ulasan layanan sebelum memesan agar mendapatkan pengalaman terbaik.
Menjadi Tuan Rumah yang Baik
Dengan memberikan informasi yang tepat kepada wisatawan, kita tidak hanya membantu mereka menikmati liburan dengan lebih nyaman, tetapi juga berkontribusi pada citra positif Bali sebagai destinasi wisata yang ramah dan aman.
Yuk, bantu wisatawan asing agar perjalanan mereka di Bali lebih mudah dan menyenangkan! (*)
Editor : Rosihan Anwar