NEGARA, Radar Bali.id - Paket wisata Banyuwangi-Bali Barat dan Bali Utara atau disebut paket wisata 3B, sejak diluncurkan pada bulan September 2024 lalu, sampai saat ini belum berjalan.
Kendalanya infrastruktur yang belum memadai di wilayah Jembrana berupa dermaga khusus kapal cepat yang bisa memfasilitasi kapal yang akan berlabuh.
Salah alternatif dermaga yang ditawarkan adalah dermaga Teluk Gilimanuk. Namun kapal yang bisa dilayani masih terbatas, hanya cukup untuk kapal cepat berukuran kecil dengan berkapasitas 40 kursi.
”Sementara hanya dermaga Teluk Gilimanuk bisa menjadi alternatif,” ujar Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jembrana Anak Agung Komang Sapta Negara, Senin (14/4/2025).
Menurutnya, dari koordinasi dengan dinas terkait, dermaga Teluk Gilimanuk dinilai memadai untuk kapal cepat untuk pelayanan paket wisata 3B, meskipun dalam kondisi air laut surut. Tawaran dermaga alternatif ini, juga sudah dapat sampaikan kepada Dinas Pariwisata Banyuwangi sehingga paket wisata 3B bisa segera dilaksanakan. ”Kalau Banyuwangi sudah lebih siap dengan dermaga kapal cepat,” ujarnya.
Kebutuhan dermaga untuk kapal yang melayani paket wisata 3B ini, sejalan dengan rencana kapal cepat rute Banyuwangi - Jembrana yang direncanakan Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan. Karena selain untuk menjadi tranportasi penghubung aktivitas niaga, juga berpotensi untuk melayani wisata.
Saat ini, ditengah mempersiapkan infrastruktur paket wisata 3B, pihaknya menyiapkan daya tarik wisata yang akan dijadikan destinasi paket wisata 3B. Mulai makepung, jegog dan semua potensi wisata di Jembrana bisa masuk dalam paket wisata 3B. [*]
Editor : Hari Puspita