Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Antusiasme Kunjungan ke Nusa Penida Terus Meningkat, Target Pemasukan Rp 40 Miliar, Retribusi Digital Masih Jadi Tantangan

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 15 Juli 2025 | 20:20 WIB
ilustrasi retribusi digital melalui Qris-Jawa Pos.com
ilustrasi retribusi digital melalui Qris-Jawa Pos.com

NUSA PENIDA, Radar Bali.id- Ribuan wisatawan berwisata di Kabupaten Klungkung setiap harinya. Sebagian besar menjadikan Kecamatan Nusa Penida sebagai tujuan wisata favorit mereka. Tidak heran bila Dinas Pariwisata Kabupaten Klungkung setiap tahunnya melakukan peningkatan target kunjungan.

Kadis Pariwisata Klungkung Ni Made Sulistiawati, Senin (14/7/2025) mengungkapkan, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Klungkung di tahun 2024 sekitar 1 juta wisatawan. Melihat tren peningkatan setiap tahunnya pasca pandemi Covid-19, kunjungan wisatawan di tahun 2025 ditarget 1,5 juta wisatawan.

”Sementara target pendapatan dari kunjungan wisatawan ke Klungkung di tahun 2024 sekitar Rp30,7 miliar dengan realisasi Rp31,4 miliar. Sementara target tahun 2025 sekitar Rp40,7 miliar,” bebernya.

Nusa Penida menjadi tujuan utama wisatawan berwisata ke Kabupaten Klungkung. Setidaknya ada sekitar 3 ribu wisatawan berwisata ke Nusa Penida setiap harinya.

Agar tidak terus terjadi antrean panjang wisatawan saat pembayaran retribusi masuk kawasan wisata Nusa Penida di pelabuhan sebagai pintu masuk, berbagai upaya dilakukan Pemkab Klungkung.

Mulai dari menambah jumlah petugas pungut retribusi, menjalin kerja sama dengan operator boat, dan menyediakan pembayaran retribusi secara online. ”Hanya saja belum berjalan maksimal. Sehingga masih terjadi antrean panjang,” katanya.

Dikatakannya, masih sedikit wisatawan yang memanfaatkan pembayaran retribusi secara online. Setidaknya hanya ada 100 wisatawan yang memanfaatkan pembayaran retribusi secara online per harinya.

 ”Sementara kerja sama pembayaran retribusi dengan operator boat belum dapat terjalin lantaran hal itu dipandang akan menambah kerja para pegawai mereka. Kami terus berupaya mencari solusi, terutamanya dengan pembayaran secara online,” tandasnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#Kunjungan wisatawan #pad #nusa penida #retribusi #digitalisasi