DENPASAR, radarbali.jawapos.com – Ketua Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia atau ASITA Provinsi Bali I Putu Winastra dikukuhkan menjadi konsul Kehormatan Kazakhstan untuk Indonesia yang berkedudukan di Denpasar, Bali.
Pengukuhan Winastra selaku the Honorary Consulate of the Republic of Kazakhstan dilaksanaka kantor KBA DMC Jalan Trengguli I No. 14 Tembau Denpasar, Rabu 30 Juli 2025.
Pengukuhan ini berdasarkan keputusan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Republik Indonesia yang telah menetapkan I Putu Winastra sebagai Konsul Kehormatan Kazakhstan untuk Indonesia yang berkedudukan di Denpasar, Bali.
Penunjukan yang didasari Surat Pengakuan (Exequatur) bernomor No. D/00586/3/2025/65 dan diterbitkan di Jakarta pada 6 Maret 2025 itu, ditandatangani Menteri Luar Negeri Republik Indonesia Soegiono.
Sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Indonesia menyampaikan salam hormatnya kepada Kedutaan Besar Kazakhstan di Jakarta, dan menyampaikan bahwa Pemerintah Republik Indonesia memberikan persetujuan atas penempatan I Putu Winastra sebagai Konsul Kehormatan Kazakhstan untuk Indonesia yang berkedudukan di Denpasar, Bali, melalui Surat Pengakuan (Exequatur) yang telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Republik Indonesia.
Pengukuhan Winastra dihadiri langsung Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Serzhan Abdykarimov, sejumlah pejabat dan pemangku kepentingan di Bali.
Antara lian tampak hadir mantan Wakil Gubernur Bali periode lalu, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace, mantan Kadisparda Bali Cokorda Pemayun dan sejumlah pejabat lainnya.
Kepada awak media usai pengukuhan, I Putu Winastra mengungkapkan, alasan pemerintah Kazakhstan membuka kantor perwakilan di Bali untuk menjembatani arus perjalanan wisata atau turis Kazahstan ke Bali. Termasuk kerjasama dalam berbagai bidang. Khususunya pariwisata dan budaya.
“Kita tahu Bali ini sebagai destinasi wisata primadona internasional, nah animo warga negara Kazakhstan untuk berkunjung ke Bali juga tinggi, inilah mengapa kantor perwakilannya di Bali ini dibuka,” ungkap Winastra.
Selain itu kata Winastra, keberadaan WNA Kazakhstan di Bali juga mendapatkan atensi baik dalam hal urusan administrasi atau pun masalah lainnya.
Winastra menyebutkan, tingginya minat wisatawan Kazahstan ke Bali terlihata dari tren kenaikan kunjungan dari tahun ke tahun.
Dia menyebut tahun 2024 saja WNA Kazakhstan sebanyak 18 ribu lebih sudah datang di Bali. Pihaknya yakin dengan adanya kantor perwakilan ini, turis Kazakhstan akan semakin mengalir datang ke Bali.
Disebutkan pula bahwa Kazakhstan adalah negara terbesar di Asia Tengah dengan penduduk sebanyak 15 juta lebih yang mayoritas muslim.
“Turis Kazakhstan menyukai air, bentang alam kebudayaan lokal, jadi tempat-tempat wisata seperti pantai dan danau lalu bentang alama seperti Ubud sangat disukai,” papar Winastra.
“Kami juga menrancang peningkatan kerjasama dalam bidang pendidikan, kebudayaan dan investasi,” tukas Winastra.
Sebaliknya, pihaknya juga akan mendorong warga Indonesia khususnya Bali dapat melakukan perjalanan menikmati keindahan alam Kazakhstan yang tak kalah memikat.
Namun lanjut Winastra, tantangan yang harus diperjuangan adalah adanya penerbangan langsung dari Kazakhstan ke Bali.
“Melihat animo dan konektifitas yang terus meningkat, namun tantangannya belum ada penerbangan langsung ke Bali, karena selama ini turis Kazakhstan yang mau ke Bali masih via Malaysia, ini saya melihatnya tantangan dan peluang kedepan,” tandas Winastra.
Bahkan bukan tidak mungkin sebagai solusinya mengunakan charter flihght dari Bandara Internasional Almati dan Astana Kazakhstan ke Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.
“Kami tentu harus melakukan penjajakan dengan sejumlah tour opearator di Kazakhstan,” ujarnya.
Karena itu, pihaknya berencana melakukan lawatan ke Kazakhstan guna melakukan penjajakan dengan sejumlah perusahaan penerbangan di negara terbesar di Asia Tengah ini dan kerjasama lainnya.
Sementara itu, Duta Besar Kazakhstan untuk Indonesia, Serzhan Abdykarimov, menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kerjasama dan investasi di Bali.
“Saya mengucakan terimakasih kepada Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia yang telah memberikan kepercayaan dan izin pembukaan konsulat Kazkahstan di Bali ini,” terangnya kepada awak media saat pembukaan kantor di Denpasar, Rabu (30/7/2025).
Pihaknya juga mengundang masyarakat Bali untuk datang ke Kazakhstan agar kerjasamanya lebih erat.
“Kami ingin meningkatkan investasi bidang pariwisata dan perdagangan di Bali ini,” tandas Serzhan.
Di kesempatan yang sama Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Bali I Wayan Sumarajaya, menyambut baik dan menekankan pentingnya pembukaan konsulat Kazakhstan di Bali ini.
“Kita berharap wisatawan Kazakhstan meningkat ke Bali seiring program pemerintah mewujudkan pariwisata berkualitas, berbudaya dan bermartabat di Bali,” imbuhnya. ***
Editor : M.Ridwan