Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Proyeksi Pembangunan Resort Mewah Rp 1 Triliun di Bukit Asah Karangasem, Gubernur Koster Sebut Tidak Tahu, Dewan Bali Akan Telusuri

Ni Kadek Novi Febriani • Minggu, 21 September 2025 | 05:42 WIB
MENAWAN: Suasana panorama Bukit Asah Bugbug Karangasem dengan pemandangan teluk dan laut dari bukit yang hijau jadi incaran investor properti.
MENAWAN: Suasana panorama Bukit Asah Bugbug Karangasem dengan pemandangan teluk dan laut dari bukit yang hijau jadi incaran investor properti.

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Tata ruang di Bali disorot setelah diterjang banjir bandang pada 10 September 2025 lalu.  

Sementara ada pembangunan resort mewah di Bukit Asah, Desa Bugbug, Karangasem. Peletakan batu pertama resort telah dilakukan Selasa lalu (16/9).  Investasi mencapai Rp1 triliun dan luas lahan sekitar 3 hektar.

Informasinya  resort itu akan memiliki 400 kamar yang   menyerap hingga 500 tenaga kerja lokal.   Dikonfirmasi dengan Gubernur Bali Wayan Koster berapa hari lalu, mengaku belum tahu rencana pembangunan resort tersebut. Koster akan  segera menanyakan ke Bupati Karangasem.

”Saya belum tahu. Nanti akan ditanyakan ke Bupati Karangasem,” kata Koster.

Sementara itu, dikonfirmasi ke Ketua Pansus I Made Supartha, menyatakan pihaknya bersama jajaran DPRD Bali segera  mencari tahu pembangunan  proyek tersebut. Dipastikan pemilik proyek mengantongi   izin  dan tidak ada pelanggaran aturan tata ruang.

Politisi PDI Perjuangan itu menekankan  jangan sampai ada  pembangunan di tebing, jurang, sempadan laut, dan kawasan suci. Kemudian, terkait jarak bangunan di sempadan sungai dan laut perlu ditegakkan. Terutama bila ada tempat suci di sekitar kawasan itu.

 Baca Juga: Sudah 119 Tahun Perlawanan Heroik, Denpasar Gelar Upacara Peringatan Perang Puputan Badung

Supartha juga telah menerima  aduan dari masyarakat terkait adanya pembangunan proyek tersebut.”Banyak pembangunan di Bali yang rawan melanggar aturan karena lokasi-lokasi strategis kerap diburu investor. Oleh karena itu, aturan harus tetap ditegakkan. Jika terbukti melanggar, maka akan dihentikan,”tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#banjir bandang #gubernur koster #bugbug karangasem #bali #resort mewah #bukit asah