SEMARAPURA, Radar Bali.id- Meskipun menjadi destinasi favorit dan dipenuhi investasi akomodasi, Nusa Penida hingga kini masih berjuang melawan tren “one day trip" yang membuat tingkat hunian penginapan tetap rendah.
Untuk mengatasi hal ini, Festival Nusa Penida ke-8 yang digelar pada 6-9 November 2025 akan dimanfaatkan sebagai ajang promosi besar-besaran agar wisatawan mau menginap lebih lama.
Ketua PHRI Klungkung, I Putu Darmaya, menyatakan bahwa dengan fasilitas dan destinasi yang semakin lengkap, wisatawan seharusnya menginap minimal 2-3 malam untuk menikmati keindahan Nusa Penida secara maksimal.
Dalam festival tersebut, sekitar 150 agen perjalanan (buyer) akan diundang untuk menjajaki berbagai destinasi unggulan oleh 30 pemilik destinasi (seller).
“Di pagi hari, dapat berkunjung ke Pantai Kelingking untuk menikmati matahari terbit, malamnya bisa menikmati atraksi budaya di Amerta, hingga beach club,” bebernya. Darmaya optimis, dengan pengetahuan yang didapat buyer, mereka akan mampu meyakinkan wisatawan untuk berlama-lama di pulau tersebut.
Sebagai daya tarik tambahan, akan segera hadir wisata bawah laut menggunakan kapal selam canggih yang diklaim sebagai produk satu-satunya di Indonesia, dan direncanakan beroperasi hingga malam hari.[*]
Editor : Hari Puspita