TABANAN, Radar Bali.id – Kondisi cuaca hujan tampaknya berimbas di sejumlah tempat wisata di Tabanan, saat liburan Galungan.
Dampak cuaca dengan musim hujan saat ini mempengaruhi jumlah kunjungan wisatawan ke sejumlah objek wisata di Tabanan. Kendati saat ini telah memasuki liburan Hari Raya Galungan dan Kuningan.
Biasanya saat Umanis Galungan umat Hindu bersama keluarga berlibur mengunjungi sejumlah daya tarik wisata. Mereka yang berlibur bersama dengan keluarga sekaligus melakukan persembahyangan.
Danau Beratan Sepi
Salah satu objek wisata yang dikunjungi Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan alias Danau Beratan, Bedugul, Baturiti, Tabanan. Selain mereka bersembahyang di Pura Ulun Danu Beratan mereka menikmati wisata danau.
Humas DTW Ulun Danu Beratan Agus Teja Saputra mengatakan sudah tiga hari liburan Hari Raya Galungan tingkat kunjungan wisatawan di DTW Ulun Danu Beratan belum mengalami peningkatan.
Justru liburan Galungan kali ini jumlah kunjungan wisatawan alami penurunan jika dibandingkan enam bulan lalu saat Hari Raya Galungan. Biasa mereka warga atau umat Hindu di Bali selain melakukan sembahyang di Pura Ulun Danu Beratan juga sekaligus berlibur bersama keluarga.
Pada Hari Galungan enam bulan lalu saat Umanis Galungan tingkat kunjungan wisatawan mencapai 1.761 orang perharinya di DTW Ulun Danu Beratan. Sementara saat ini kunjungan wistawan diangka 1.117 orang. Artinya kunjungan wisatawan turun mencapai 30-40 persen.
"Secara keseluruhan kunjungan wisatawan turun. Baik wisatawan domestik dan mancanegara," ujarnya, Minggu (23/11/2025).
Penyebab kunjungan wisatawan yang turun ini, mengingat kondisi cuaca hujan yang sudah turun pada bulan November ini. Meski kunjungan turun pihaknya optimis tingkat kunjungan wisatawan bakal mengalami kenaikan saat Umanis Kuningan nanti.
"Prediksi kami kunjungan naik saat terakhir hari libur Galungan dan Kuningan. Namun naiknya kunjungan wisatawan tidak begitu banyak sebesar 20 persen," ungkapnya.
Hal yang sama pula terjadi di DTW Tanah Lot. Tingkat kunjungan wisatawan belum mengalami peningkatan kendati sudah memasuki musim libur Galungan dan Kuningan. Tingkat kunjungan wisatawan masih tetap.
"Masih stagnan kunjungan wisatawan di DTW Tanah saat liburan Galungan dan Kuningan diangka 3.000 sampai 3.200 orang setiap harinya," kata Kepala Divisi Promosi dan Pengembangan DTW Tanah Lot Wayan Sanjaya, dihubungi Minggu kemarin.
Sama sekali belum terlihat kenaikan kunjungan wisawatan di DTW Tanah padahal sudah memasuki liburan Galungan dan Kuningan. Liburan Galungan biasanya wisatawan lokal khusus Bali yang mendominasi berkunjung ke DTW Tanah Lot.
Ia menyebut kunjungan wisatawan yang belum ada kenaikan ini salah satu faktor yang mempengaruhi adalah cuaca musim hujan. Masyarakat akan enggan melancong dan berlibur jika kondisi hujan.
Diprediksi Kunjungan Naik Lagi Menjelang Nataru
Kendati belum ada kenaikan jumlah kunjungan wisatawa, namun ia memperkirakan sampai dengan akhir Desember 2025 dan tahun baru 2026 alias menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) nanti kunjungan wisatawan bakal naik.
"Biasanya pertengahan Desember mulai kunjungan wisatawan naik di DTW Tanah Lot," pungkasnya.[*]
Editor : Hari Puspita