DENPASAR, Radar Bali.id – Isu mengenai menurunnya minat wisatawan ke Pulau Dewata tampaknya terpatahkan. Memasuki penghujung tahun 2025, Pelabuhan Benoa justru mencatatkan tren positif dengan membeludaknya kunjungan kapal pesiar internasional (cruise) yang membawa ribuan turis mancanegara.
Hingga akhir Desember 2025, tercatat sebanyak 65 kapal pesiar raksasa telah bersandar di dermaga kebanggaan masyarakat Bali ini.
Westerdam "Raksasa" Belanda Sambangi Bali
Salah satu momen paling mencolok adalah kedatangan MS Westerdam pada Jumat (26/12/2025) lalu. Kapal megah berbendera Belanda dengan panjang 285 meter ini mengangkut total 2.567 orang, yang terdiri dari 1.814 penumpang dan 753 kru.
General Manager Pelabuhan Benoa, Agung Mataram, mengungkapkan bahwa lonjakan kunjungan ini bertepatan dengan periode peak season libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
"Kapal Westerdam tiba dari Probolinggo dan bersandar sehari di Benoa sebelum lanjut ke Pulau Komodo. Kehadiran kapal-kapal besar ini memberikan multiplier effect bagi ekonomi lokal. Ribuan penumpang dan kru turun untuk berwisata, belanja, dan menikmati kuliner Bali," jelas Agung Mataram, Minggu (28/12/2025).
Optimisme Infrastruktur Keberhasilan melayani kapal-kapal GT 82.862 ini tidak lepas dari kesiapan infrastruktur Pelabuhan Benoa yang memiliki panjang dermaga timur mencapai 500 meter.
Pihak pelabuhan optimistis bahwa dengan pelayanan yang semakin optimal, Bali akan tetap menjadi destinasi utama bagi jalur pelayaran internasional di tahun-tahun mendatang, sekaligus memperkuat posisi Bali sebagai hub pariwisata nasional.[*]
Editor : Hari Puspita