Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Geliat Pariwisata Bali, Kunjungan Wisman China Belum Menyaingi Sebelum Pandemi, Platform Digital Jadi Aset Penting

Marsellus Pampur • Kamis, 22 Januari 2026 | 17:31 WIB
UNGKAP FAKTA: Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Provinsi Bali, dan CEO KBA DMC, I Putu winastra
UNGKAP FAKTA: Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (Asita) Provinsi Bali, dan CEO KBA DMC, I Putu winastra

DENPASAR, radarbali.jawapos.com - Ketua Association of The Indonesian Tour and Travel Agencies (ASITA) Provinsi Bali, I Putu Winastra mengatakan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali di bulan Januari 2026 mengalami penurunan drastis.

Hal ini merupakan pola yang normal yang selalu terjadi tiap tahun, dimana awal tahun masuk kategori low Season. Kendati khusus Februari, dia menjelaskan biasanya akan ada kenaikan kunjungan untuk wisatawan mancanegara asal China.

”Januari, Februari ini pasti mengalami turun. Itu Pola yang sudah terjadi setiap tahun. Februari biasanya ada kenaikan khusus untuk market Cina karena chinese new year," katanya usai kegiatan launching B2B Hotel Distribution Platform dari KBA DMC di Kuta, Badung pada Kamis (22/1) siang.

 Baca Juga: Terlibat Pembunuhan Sadis, Buron Interpol Rumania Dipulangkan ke Negaranya dari Bali

Kendati kunjungan wisatawan China cendrung naik di bulan Februari, pria yang juga CEO dari perusahaan trevel KBA DMC ini mengungkap, bahwa kunjungan wisatawan China setiap bulan Februari beberpaa tahun terakhir mengalami penurunan.

Dia menjelaskan, sebelum pandemi covid 19 beberapa tahun lalu, tingkat kunjungan turis China selalu tinggi.

Namun setelah pandeni covid-19 jumlahnya merosot. ”Terjadi kenaikan yang cukup bagus, tetapi belum bisa menyaingi (angka kunjungan) sebelum Covid, saya kira kenaikannya tidak begitu banyak," ujarnya.

Namun, saat memasuki  bulan Maret, April dan seterusnya, tren kunjungan akan meningkat dari turis asing dari negara lain seperti benua Eropa dan dari benua Australia.

 Baca Juga: Janggal! Dua Saksi Kunci Tidak Hadir, Kuasa Hukum Togar Situmorang Keberatan: Saksi – Saksi Mengetahui Klien Kami Sudah Bekerja!

Memaksimalkan pelayanan terhadap para wisatawan asing tersebut menjadi salah satu langkah penting diluncurkannya B2B Hotel Distribution Platform dari KBA DMC.

Dimana dia mengatakan distribution channel yang dilaunching ini agar bisa sejajar dengan platform online yang lainnya.

”Selama ini kan para wisatawan, terutama travel-travel di luar negeri itu, dia langsung ke online platform ya. Kami mencoba untuk bisa menggunakan online platform ini untuk mendistribusikan produk-produk hotel yang selama ini dijual dengan online, dan kita benefitnya adalah mendapatkan real time availablelity dan harga," bebernya.

Di era digitalisasi yang serba cepat, memiliki platform ini menjadi salah satu langkah tepat bagi perusahaan trevel untuk bisa bersaing secara sehat dengan perusahaan kompetitor lainnya.

”Oleh karena itulah kami, mendevelope dengan teknologi sehingga ketika partner-partner kami di luar negeri, itu mau memboking hotel di destinasi di Indonesia, Bali khususnya, maka mereka akan bisa klik di platform online kami," tandasnya.***

Editor : M.Ridwan
#pariwisata bali #Jumlah Kunjungan Wisatawan #I Putu Winastra #radarbali