TABANAN, Radar Bali.id – Cuaca buruk dan potensi gelombang tinggi memaksa manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot untuk memperketat pengamanan. Demi keselamatan wisatawan, akses menuju area pantai dan Pura Luhur Tanah Lot kini diberlakukan sistem buka-tutup secara situasional.
Langkah ini diambil guna mengantisipasi pasang air laut yang bisa datang tiba-tiba. Manajer Operasional DTW Tanah Lot, I Wayan Sudiana, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiagakan tim Lifeguard (Balawista) dan petugas keamanan di sepanjang garis pantai.
"Jika air laut pasang, akses ke area bawah atau pantai mutlak kami tutup. Namun jika surut, wisatawan diizinkan turun dengan pengawasan ketat dari personel kami di lapangan," ujar Sudiana, Selasa (27/1/2026).
Meski cuaca sedang tidak bersahabat, magnet Tanah Lot rupanya tidak memudar. Sudiana mencatat tingkat kunjungan masih stabil di angka rata-rata 3.000 orang per hari.
"Kami ingin memastikan wisatawan tetap bisa menikmati keindahan Tanah Lot dengan rasa aman. Seluruh tim operasional terus memantau pergerakan ombak dan angin secara intensif setiap saat," tandasnya.[*]
Editor : Hari Puspita