Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Jadi Primadona Setelah Badung, Tabanan Patok Target Investasi Rp 1,2 Triliun di Tahun 2026, Begini Jurusnya

Juliadi Radar Bali • Jumat, 13 Maret 2026 | 09:00 WIB

ilustrasi penghasilan daerah dari sektor pajak. (gambar digital gemini/radar bali)
ilustrasi penghasilan daerah dari sektor pajak. (gambar digital gemini/radar bali)

TABANAN, Radar Bali.id – Pemerintah Kabupaten Tabanan memasang target ambisius untuk nilai investasi pada tahun 2026, yakni sebesar Rp 1,2 triliun. Angka ini meningkat dibanding target tahun sebelumnya yang sebesar Rp 1,1 triliun.

Kepala DPMPTSP Tabanan, I Made Dedi Darma Saputra, mengungkapkan bahwa tingginya minat investor saat ini tak lepas dari pergeseran ekspansi pembangunan pariwisata dari wilayah Badung menuju Tabanan. Fasilitas penunjang pariwisata, usaha produksi, serta UMKM menjadi sektor yang paling dilirik.

"Kami optimis target Rp 1,2 triliun ini tercapai. Tren investasi menunjukkan kenaikan, terutama pada sektor pariwisata dan UMKM yang mulai naik kelas," jelas Dedi.

Untuk mendukung target tersebut, Pemkab Tabanan telah menyusun Rencana Umum Penanaman Modal (RUPM) sebagai panduan sektor prioritas bagi para investor.

itu, Mall Pelayanan Publik terus diperkuat untuk memberikan kemudahan perizinan satu atap bagi calon penanam modal. Meski terkendala sinkronisasi data dengan pemerintah provinsi,

Dedi menegaskan pihaknya terus membenahi sistem pendataan agar realisasi di lapangan tercatat secara akurat.[*]

Editor : Hari Puspita
#umkm #tabanan #pajak #pad #investasi #retribusi