Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tren! Pusat Investasi Bali Bergeser ke Selatan: Nusa Dua Makin Dilirik Investor Premium

Rosihan Anwar • Rabu, 18 Maret 2026 | 08:10 WIB

OctaSun Residence yang dikembangkan oleh Seven Sky Villas menawarkan kompleks eksklusif yang terdiri dari 26 vila premium, dengan pengelolaan profesional oleh Betterplace.
OctaSun Residence yang dikembangkan oleh Seven Sky Villas menawarkan kompleks eksklusif yang terdiri dari 26 vila premium, dengan pengelolaan profesional oleh Betterplace.

NUSA DUA, radarbali.jawapos.com — Jika selama bertahun-tahun kawasan Canggu menjadi primadona, kini perhatian investor mulai beralih ke Bali Selatan, khususnya Nusa Dua dan Uluwatu.

Ya. Peta investasi properti di Bali mulai menunjukkan pergeseran signifikan.

Data pasar terbaru menunjukkan adanya perubahan struktural dalam tren investasi di Pulau Dewata.

Investor institusional maupun investor berpengalaman secara bertahap memindahkan fokus mereka ke kawasan selatan, bukan sekadar mengikuti tren, tetapi karena pertimbangan yang lebih fundamental.

Nusa Dua dinilai memiliki keunggulan yang sulit ditandingi kawasan lain di Bali. Sejak awal, kawasan ini dirancang dengan sistem zonasi yang terencana oleh negara, didukung tingkat keamanan tinggi, serta berada di dekat jaringan hotel kelas dunia seperti Hilton Bali Resort, The Westin Resort Nusa Dua Bali, The St. Regis Bali Resort, hingga Sofitel Bali Nusa Dua Beach Resort.

Tak hanya itu, pengembangan kawasan strategis seperti Marina Benoa serta Kawasan Ekonomi Khusus Kesehatan Sanur turut memperkuat fondasi investasi di wilayah ini.

Ditambah dengan infrastruktur transportasi yang terus berkembang, Nusa Dua kini dipandang sebagai kawasan dengan basis investasi jangka panjang yang stabil, bukan sekadar spekulatif.

Salah satu indikator nyata dari tren ini adalah hadirnya proyek OctaSun Residence yang dikembangkan oleh Seven Sky Villas. Proyek ini menawarkan kompleks eksklusif yang terdiri dari 26 vila premium, dengan pengelolaan profesional oleh Betterplace.

Secara investasi, proyek ini menawarkan potensi imbal hasil tahunan sekitar 12–15 persen, dengan tingkat hunian yang diproyeksikan mencapai 76–78 persen. Bahkan, selama masa pembangunan, nilai properti diperkirakan dapat meningkat hingga 30 persen.

Dari sisi desain, OctaSun Residence mengusung pendekatan arsitektur yang mengikuti kontur alami lahan (cascading design), sehingga meminimalkan perubahan topografi.

Dengan tinggi plafon mencapai 3,4 meter, sistem ventilasi alami, serta penggunaan kaca besar dari lantai hingga plafon, hunian ini dirancang untuk mengurangi ketergantungan pada pendingin udara—sejalan dengan tren pembangunan berkelanjutan di kawasan Asia Tenggara.

Selain itu, proyek ini juga mengadopsi sistem manajemen profesional dengan laporan digital real-time, sebuah fitur yang kini semakin diminati investor global. Transparansi dan kemudahan monitoring ini bahkan mulai menjadi standar baru dalam investasi properti modern.

Tahap penyelesaian proyek direncanakan berlangsung secara bertahap mulai akhir 2026 hingga kuartal kedua 2027. Menariknya, sejumlah unit telah mencatat penjualan sebelum pembangunan rampung—sebuah sinyal kuat yang mencerminkan tingginya minat pasar terhadap kawasan ini.

Dengan berbagai faktor tersebut, Nusa Dua kini tidak hanya dikenal sebagai destinasi pariwisata premium, tetapi juga sebagai pusat pertumbuhan investasi baru di Bali yang semakin matang dan berkelanjutan.

Editor : Rosihan Anwar
#nusa dua #OctaSun Residence