Pariwisata Bali di Persimpangan Jalan: Antara Isu Sampah dan Melambungnya Tiket Pesawat

Marsellus Pampur • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 20:51 WIB
SAMPAIKAN OTOKRITIK :  (Kiri ke Kanan) Azwi Awi selaku Ketua Umum ASPPI,AA Made Anggia Widana selaku Kepala Bidang Destinasi Pariwista, Dispar Bali dan IG Putu Ayu Sumarni Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Bali. (Foto:  Marsellus Pampur)
SAMPAIKAN OTOKRITIK :  (Kiri ke Kanan) Azwi Awi selaku Ketua Umum ASPPI,AA Made Anggia Widana selaku Kepala Bidang Destinasi Pariwista, Dispar Bali dan IG Putu Ayu Sumarni Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Bali. (Foto:  Marsellus Pampur)

MANGUPURA, RadarBali.id – Sektor pariwisata Bali kini tengah diuji oleh sederet tantangan pelik.

 Belum usai dampak psikologis akibat bencana banjir beberapa waktu lalu, kini isu sampah hingga kenaikan harga tiket pesawat mulai membayangi niat wisatawan untuk berkunjung ke Pulau Dewata.

Baca Juga: Bali dalam Kepungan Sampah: Etalase Pariwisata Indonesia Penghasil  Cuan Triliunan, tapi Terjepit antara PSEL dan Ancaman Devisa Pariwisata

Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia (ASPPI) DPD Bali, I Gusti Putu Ayu Sumarni, mengungkapkan kegelisahannya dalam acara temu bisnis di Kuta, Selasa (14/4/2026).

Baca Juga: WASPADALAH! Kriminalitas Brutal di Bali Tak Hanya Merusak Citra Pariwisata tapi Kepercayaan Bakal Mahal

Sebagai praktisi travel agent, ia merasakan betul betapa sensitifnya pasar terhadap isu lingkungan dan infrastruktur.

Baca Juga: Horor Sampah Organik Jadi Polemik, Ketua DPRD Bali Sebut Skema Pembuangan ke Klungkung Sedang Disiapkan, Ini Anggaran yang Disiapkan

"Bali sedang sangat disorot. Sejak kejadian banjir tahun lalu, kami di industri agen perjalanan sangat merasakan dampaknya," keluh Ayu Sumarni.

Keresahan ini kian bertambah dengan lonjakan harga tiket pesawat akibat naiknya harga avtur. Ketua Umum ASPPI, Azwi Awi, mendesak pemerintah untuk segera memberikan solusi konkret. "Kami menunggu janji pemerintah untuk memberikan keringanan pajak agar harga tiket tetap terjangkau oleh pasar," harapnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Bali tidak tinggal diam. AA Made Anggia Widana dari Dinas Pariwisata Bali menegaskan pihaknya terus melakukan sosialisasi ke bawah untuk menangani masalah sampah. Upaya strategis ini dilakukan demi menjaga citra Bali di mata internasional, sekaligus mencegah adanya travel warning dari negara-negara potensial seperti Korea Selatan.[*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
perang amerika -israel vs iran problem sampah bali tiket pesawat pariwisata krisis energi