Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Tunggakan Pajak Hotel di Klungkung Tembus Miliaran, Bupati Satria Turun Gunung ke Nusa Penida

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Rabu, 13 Mei 2026 | 07:07 WIB
CEK LANGSUNG : Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra meninjau sejumlah titik usaha yang menjadi motor penggerak ekonomi di kawasan pesisir Nusa Penida. (Foto: Humas Pemkab Klungkung)
CEK LANGSUNG : Bupati Klungkung, I Made Satria didampingi oleh Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra meninjau sejumlah titik usaha yang menjadi motor penggerak ekonomi di kawasan pesisir Nusa Penida. (Foto: Humas Pemkab Klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Pesatnya pembangunan akomodasi di Nusa Penida ternyata belum berbanding lurus dengan kepatuhan wajib pajak.

Baca Juga: Sentil Kepatuhan Pajak di Nusa Penida Cuma 67 Persen, Bupati Satria: "Pajak Itu Titipan Tamu, Bukan Milik Pengusaha"

Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Klungkung mencatat piutang pajak hotel dan restoran (PHR) yang belum terbayar hingga akhir 2025 mencapai angka fantastis, yakni lebih dari Rp13,5 miliar.

Baca Juga: Disesalkan, Penerapan Kebijakan Pajak Kendaraan Listrik, Wacana Transisi Energi Terancam, Ini Masalahnya

Kepala BPKPD Klungkung, I Nyoman Susanta, mengungkapkan masih ada 208 wajib pajak hotel dan 143 wajib pajak makan-minum yang menunggak. Bahkan, ada piutang yang macet sejak tahun 2019.

"Alasannya beragam, mulai dari dampak sisa pandemi hingga prioritas gaji karyawan. Namun, karena ini adalah titipan uang dari tamu, kami lakukan penagihan persuasif hingga pelimpahan ke Kejaksaan melalui SKK," ujar Susanta, Selasa (12/5/2026).

Merespons kondisi tersebut, Bupati Klungkung I Made Satria melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah titik usaha di kawasan pesisir Nusa Penida, termasuk beach club dan vila mewah pada Senin (11/5/2026) sore.

Didampingi Kepala Kanwil DJP Bali, Darmawan, Bupati Satria menekankan pentingnya kontribusi pengusaha terhadap daerah.

"Nusa Penida adalah magnet pariwisata. Kami ingin memastikan pertumbuhan usaha di sini berbanding lurus dengan kontribusi pajak. Hasilnya nanti akan kembali ke masyarakat dalam bentuk infrastruktur jalan dan fasilitas publik yang lebih baik," jelas Bupati Satria saat mengunjungi Orca Beach Club dan The MG Villa.[*]

Editor : Hari Puspita
#nusa penida #pajak pariwisata #akomodasi wisata #Pelaku Pariwisata #tunggakan pajak