MANGUPURA, radarbali.jawapos.com - Dalam rangka World Ocean dan Coral Triangle Day 2026 dengan tema "Laut Sehat, Konservasi Kuat, Indonesia Sejathera" Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit (GIZ) turut mengembangkan upaya global dan regional dalam melindungi keanekaragaman hayati laut.
Seiring berlakunya Perjanjian BBNJ (Biodiversity Beyond National Jurisdiction) GIZ sebagai lembaga kerja sama pemerintah Jerman yang bergerak di bidang pembangunan berkelanjutan, mengungkapkan pentingnya kerja sama antar negara untuk memperkuat konservasi laut, termasuk pengembangan Marine Protected Areas (MPA) dan instrumen pengelolaan kawasan laut yang efektif.
"Melalui inisiatif Living High Seas, GIZ bersama berbagai mitra internasional mendukung penguatan kapasitas negara terpilih, yakni Indonesia, Senegal, Brasil dan Micronesia dalam mengimplementasikan komitmen konservasi laut melalui kolaborasi lintas sektor, lintas negara, dan berbasis ilmu pengetahuan", ungkap Hans-Bruns Ludwig selaku Country Director GIZ Indonesia & ASEAN.
BBNJ diadopsi pada tahun 2023 dan mulai diberlakukan dari Januari 2026 hingga 2031.
"Bantuan dana senilai EUR 20 juta kepada negara-negara tersebut, Indonesia salah satunya dapat digunakan untuk mengumpulkan data saintifik dari areal yang belum terjangkau.
Sehingga dapat dilakukan konservasi dan pengelolaan secara berkelanjutan," ungkap Yuliana Cahya Wulan selaku Commission Manager Living High Seas, GIZ Indonesia & ASEAN.
Yuliana menambahkan "Laut sehat dengan konservasi yang kuat dan masyarakat pesisir yang sejahtera menjadi fokus utama saat ini.
GIZ mendukung kegiatan positif World Ocean Day dan Coral Triangle Day yang mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dalam keanekaragaman hayati laut global,"
Editor : Rosihan Anwar