TABANAN, Radar Bali .id– Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Ulun Danu Beratan memutar otak demi mendongkrak tingkat kunjungan wisatawan ke DTW The Blooms Garden.
Memanfaatkan momentum liburan sekolah yang telah tiba, manajemen menerapkan strategi jitu berupa penjualan tiket terusan ke taman bunga seluas 5 hektare yang berlokasi di Banjar Dinas Batusesa, Desa Candikuning, Baturiti, Tabanan tersebut.
Baca Juga: Menginap di Bedugul saat Liburan ke Bali, Ini Sensasi Plus Manfaatnya untuk Tubuh dan Pikiran
Melalui sistem tiket terusan ini, wisatawan domestik maupun mancanegara bisa langsung memesan tiket untuk dua destinasi sekaligus.
Pelancong tidak hanya menikmati keindahan danau di DTW Ulun Danu Beratan, melainkan langsung diarahkan untuk berwisata ke The Blooms Garden. Langkah bundling ini sengaja digulirkan untuk menjaga stabilitas sekaligus melejitkan angka kunjungan ke taman bunga tersebut.
Humas Manajemen DTW Ulun Danu Beratan, I Made Sukarata menjelaskan, terobosan penjualan tiket terusan di kawasan Bedugul ini menjadi jurus jitu menyiasati tren penurunan minat wisata yang dipicu berbagai faktor global dan domestik di sepanjang tahun 2026. Hadirnya momen libur sekolah diharapkan menjadi angin segar.
Menariknya, lewat sistem bundling ini, pelancong bisa berwisata dengan biaya yang jauh lebih ekonomis. Jika dalam kondisi normal tiket untuk dua lokasi tersebut dibanderol Rp 80 ribu, kini melalui tiket terusan wisatawan cukup merogoh kocek sebesar Rp 70 ribu saja.
“Sistemnya paket atau bundling. Satu tiket langsung untuk dua tempat destinasi, dan tarif tiketnya kami berikan potongan harga,” ungkap Sukarata pada Selasa, 16 Juni 2026.
Sukarata membeberkan bahwa inovasi pemasaran ini sejatinya sudah mulai dirintis sejak tahun 2025 lalu. Meskipun industri pariwisata saat ini sedang menghadapi tantangan berat, strategi ini terbukti ampuh mempertahankan volume kedatangan pelancong ke Tabanan. “Namun untuk sementara ini, tiket terusan baru kami tawarkan kepada turis domestik saja,” jelasnya.
Efektivitas strategi ini tercatat nyata pada periode libur panjang Lebaran pada Maret 2026 lalu. Kala itu, sekitar 300 wisatawan domestik sudah memesan tiket terusan ini sejak awal. Angka tersebut bahkan belum mencakup wisatawan yang membeli langsung di loket. “Itu belum termasuk yang membeli secara on the spot,” imbuhnya.
Di sisi lain, promosi dua destinasi ini rupanya ikut berimbas positif pada tingkat kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke The Blooms Garden yang mengusung konsep taman budaya Bali. Saat ini, pasar Asia terpantau mendominasi statistik kunjungan harian di kawasan tersebut.
“Sehari kami bisa mendatangkan sekitar 40 orang wisatawan asing. Sekarang ini kebanyakan dari Asia seperti India, Tiongkok, Taiwan, dan Singapura,” rincinya.
Kendati menawarkan paket hemat, manajemen menegaskan tetap mengedepankan kenyamanan dan pilihan para pelancong. Petugas di lapangan akan tetap menawarkan pilihan kunjungan secara opsional sebelum wisatawan memutuskan membeli paket ke dua lokasi yang jaraknya relatif berdekatan tersebut.
“Tetap kami tawarkan terlebih dahulu secara fleksibel. Mau ke Ulun Danu Beratan saja atau mau sekalian ke The Blooms Garden,” pungkas Sukarata. [*]
Editor : Hari Puspita