Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Dorong Masuk Kalender Wisata Daerah, Bupati Satria Minta Lomba Burung Berkicau Dikemas Lebih Matang

Dewa Ayu Pitri Arisanti • Selasa, 14 Juli 2026 | 13:11 WIB
KICAU MANIA : Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Cup Klungkung 2026 yang berlangsung meriah di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (12/7/2026). (Foto: Humas Pemkab Klungkung)
KICAU MANIA : Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Cup Klungkung 2026 yang berlangsung meriah di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (12/7/2026). (Foto: Humas Pemkab Klungkung)

SEMARAPURA, Radar Bali.id – Lomba burung berkicau di Kabupaten Klungkung hampir setiap tahun digelar. Kegiatan ini memiliki peminat yang cukup tinggi, sehingga ratusan peserta kerap ambil bagian untuk menunjukkan kemampuan burung peliharaannya.

Baca Juga: Bupati Satria Buka Lomba Kicau Burung Dandim Cup I Dalam Rangka HUT TNI Ke- 80, Ajak Lestarikan Satwa - Sarana Silaturahmi dan Perkuat Persaudaraan

Oleh karena itu, Bupati Klungkung I Made Satria berharap dinas terkait dan panitia dapat menyusun perencanaan yang lebih matang ke depan.

Langkah ini dilakukan agar ajang tersebut bisa masuk dalam kalender wisata daerah dan dipromosikan secara masif guna menarik wisatawan luar.

”Dengan memelihara burung, kita ikut menjaga kelestarian satwa melalui penangkaran. Di sisi lain, ekosistem ini sangat membantu UMKM kita berkembang pesat. Ada perputaran ekonomi yang nyata bagi pedagang pakan, penangkar, hingga pemburu telur semut (kroto),” jelas Bupati Satria di hadapan peserta Lomba Burung Berkicau Piala Bupati Cup Klungkung 2026 yang berlangsung meriah di Alun-alun Ida Dewa Agung Jambe, Minggu (12/7/2026).

Sementara itu, Ketua Panitia I Komang Agus Darma Suyasa menjelaskan bahwa lomba ini merupakan kolaborasi antara Gantangan Sari Karya (GSK) dan Guyub Rukun GBKK (Gianyar, Bangli, Klungkung, Karangasem). Jumlah peserta yang turut serta sedikitnya mencapai 600 orang yang berasal dari Bali hingga Pulau Jawa.

”Terdapat tujuh kategori burung yang dilombakan, yakni kenari, murai batu, murai pistol, cendet, cucak hijau, pleci, dan anis merah, dengan memanfaatkan total 36 gantangan arena,” bebernya. [*]

Editor : Hari Puspita
Sumber : Radar Bali
Penghobi kicau mania hobi klungkung burung kicau