Bali Bali United Berita Daerah Cover Story Dwipa Ekonomi Ekonomi & Perbankan Events Features Foto Lepas Gaya Hidup Hiburan & Budaya Hiburan & Seni Budaya Hospitality Hukum & Kriminal Inforial Internasional Kesehatan Nasional Opini Otomotif Pariwisata Pendidikan Perbankan Peristiwa Politika Sportainment Sportmania Tamu Redaksi Teknologi Traveling

Cegah Kegaduhan, Sekolah Kelebihan Siswa di Jembrana Terapkan SPM dan Tambah Rombel

Muhammad Basir • Minggu, 2 Juli 2023 | 01:05 WIB
ilustrasi
ilustrasi

NEGARA, Radar Bali.id - Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) yang kelebihan pendaftar peserta didik baru tahun ajaran 2023/2024, menambah rombongan belajar (rombel) dan menambah siswa setiap rombel dengan standar pelayanan minimal (SPM) untuk jumlah siswa per rombel. Sehingga semua pendaftar yang ditampung di sekolah tempat mendaftar.

Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan, dan Olahraga Jembrana I Gusti Putu Anom Saputra mengatakan, pada saat PPDB SMPN yang dilaksanakan memang ada sekolah yang menerima pendaftar melebihi jumlah kuota. Dari 18 SMP Negeri ada delapan sekolah yang menerima pendaftar melebihi kuota. "Tidak ada kelebihan, karena semua pendaftar tertampung," jelasnya.

Sekolah yang menerapkan SPM untuk setiap rombel, sebanyak 7 sekolah. Dari sebelumnya hanya 32 siswa dalam setiap rombel, menjadi 36 siswa dalam setiap rombel. Penerapan SPM ini sudah disetujui Bupati Jembrana I Nengah Tamba. "Penerapan SPM itu sudah disetujui oleh Pak Bupati. Sekarang jumlah siswa per rombel maksimal boleh 36 siswa di masing-masing sekolah yang kelebihan pendaftar," ujarnya.

Dengan penerapan SPM ini, seluruh siswa yang tertampung di sekolah tujuan. Sehingga  tidak ada siswa yang sampai tercecer jauh atau ke sekolah swasta. Sedangkan satu sekolah, yakni SMPN 3 Mendoyo menambah satu rombel atau kelas dengan jumlah satu rombel 32 siswa, sesuai standar pelayanan pendidikan (SNP).

Penambahan siswa dalam satu rombel dan penambahan rombel ini, untuk membantu siswa yang jarak dengan sekolah lain terlalu jauh. Apabila didistribusikan ke sekolah lain, jauh dari tempat asal atau tinggalnya siswa, sehingga semua pendaftar ditampung. "Kelebihannya (pendaftar) juga tidak banyak," terangnya.

Penambahan satu rombel di SMPN 3 Mendoyo ini, sekolah sebelumnya hanya membuka tujuh rombel dengan 224 siswa, karena ada penambahan rombel jumlah total adalah 256 siswa. "Hanya sekolah ini yang menambah rombel karena masih ada satu ruang kelas yang memungkinan digunakan dan jika menggeser kelebihan siswa ke sekolah lain jaraknya cukup jauh atau tidak memungkinkan," ujarnya. [*]

Editor : Hari Puspita
#tahun ajaran baru #rombel #sistem zonasi