DENPASAR,radarbali.id – Menulis Mudah dan Menyenangnkan? Memang bisa?. Bagaimana caranya? Pertanyaan itulah yang dibedah dan ”dibongkar abis” dalam Workshop Kepenulisan di SD Muhammadiyah 4 Denpasar, Ahad, 20 Agustus 2023.
Menghadirkan Trainer Nasional, Penulis Buku Best Seller Khairil Oktaviandi. Penulis muda bertalenta dengan kempuan public spaking ini mengajak dan membangkitkan adrenaline para guru dan wali murid yang memenuhi aula sekolah.
Bang Okta—demikian sapaan akrabnya mengupas tuntas seputar dunia menulis. Mulai memberikan gambaran dan inspirasi penulis-penulis ternama nasional bahkan dunia. Termasuk penulis Novel Harry Poter, J.K. Rowling yang dilanjut mengurai teknis menulis buku.
Bukan hanya itu, Founder Komunitas Menulis Indonesia ini sekaligus langsung memandu praktik menulis praktis buat semua peserta.
”Saya punya wasiat, nulis aja dulu, menulislah dimulai dari yang disukai. Lalu menulislah dari yang dikuasai,” cetus Bang Okta, memotivasi peserta.
Secara teknis, penulis Buku: Write Now (Sebuah Inspirasi dan Motivasi agar Anda Mulai Menulis) ini memandu cara menulis persis sama dengan rumus jurnalistik. Yaitu formulai 5W+1H. Yaitu, What, Who, Where, When, Why dan How (Apa, siapa, dimana, kapan, mengapa dan bagaimana). Lalu memulai dengan kalimat pendek. Misal, dalam satu halaman berisi maksimal 7-10 paragraf.
“Di masing-masing paragraf terdiri dari tiga baris kalimat, dan masing-masing paragraf maksimal 140 kata, itu saja. Jangan bikin kalimat panjang tanpa titik dan koma, berikan ruang bernapas buat pembaca,” tandas penulis buku yang bermukim di Semarang Jawa Tengah, ini.
Tak menunggu waktu, Bang Okta langsung memberi tugas para peserta menulis syair puisi hanya dalam waktu 10 menit untuk 2 karya puisi.
Bukan hanya itu, masing-masing peserta bahkan diberi tugas menulis sesuai topik yang diundi secara acak, dimana dalam kertas lotre sudah ditulis tema yang harus ditulis.
Workshop dibuka oleh Ketua Majelis Dikdasmen dan PNF, PDM Kota Denpasar, Dr. Hamid, M.Si., yang pada pokoknya menekankan pentingnya meningkatkan literasi di lingkungan akademik (sekolah). Terlebih ditengah merosotnya tingkat literasi
”Saya kira ini yang pertama dikalangan sekolah Muhammadiyah kota Denpasar menghadirkan instruktur kepenulisan level nasional seperti Bang Okta, ini. Program doktoral salah satu syaratnya harus mengajukan karya buku atau karya ilmiah, jadi kami sangat mendukung workshop seperti ini,” ungkap Hamid.
Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 4 Denpasar, Agus Ekhwan, S.PdI memberikan apresiasi kepada para guru, pegawai dan komite yang selalu berkolaborasi menggerakkan kegiatan, meskipun hari Ahad.
”Yang hebat itu para guru dan wali murid ini. Meski hari Ahad tetap bersemangat ikut kegiatan, terlebih dalam workshop kepenulisan yang tentunya mendorong semangat literasi di kalangan insan sekolah, apalagi SD Muhammadiyah 4 sudah punya penulis cilik, kelas 4 sudah punya buku ini luar biasa” puji Agus Ekhwan. ***
Editor : M.Ridwan